Saber Pungli Deliserdang Bantah Pihaknya Lakukan OTT di Kantor Kecamatan Tanjung Morawa

Meski ada penjemputan beberapa orang pegawai di kantor Kecamatan pada Selasa, (13/11/2018) siang namun ia menyebut kalau itu bukanlah OTT

Saber Pungli Deliserdang Bantah Pihaknya Lakukan OTT di Kantor Kecamatan Tanjung Morawa
Tribun Medan
Ilustrasi Kena OTT. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM- Ketua Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Deliserdang, Kompol Arnis Syafni Yanti memberi penegasan bahwasanya apa yang dilakukan oleh polisi di kantor Kecamatan Tanjung Morawa bukanlah bagian dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Polres Deliserdang.

Meski ada penjemputan beberapa orang pegawai di kantor Kecamatan pada Selasa, (13/11/2018) siang namun ia menyebut kalau itu bukanlah OTT.

"Bukan OTT itu, saya luruskan ya. Kita minta klarifikasi saja, jadi bukan OTT,"ujar Kompol Arnis yang dihubungi melalui telepon selulernya Rabu, (14/11/2018) pukul 10.34 WIB. 

Wakapolres Deliserdang ini menyebut klarifikasi yang ia maksud adalah klarifikasi untuk menindaklanjuti laporan-laporan yang selama ini didapat dari masyarakat. Ia tidak menyebut secara pasti laporan tentang apa yang selama ini disampaikan masyarakat.

Kalau memang bukan OTT mengapa tidak pakai surat pemanggilan untuk menyelidiki?

Viral Sandiaga Uno Langkahi Makam Pendiri NU, Ruhut Hajar Fadli Zon karena Pertanyakan Dampaknya

Mantan Musuh Bebuyutan Valentino Rossi Kembali Ikut Balapan, Masih Sanggupkah?

"Kemarinkan kebetulan kita mau menyampaikan surat (panggilan). Kebetulan ada apa ya, mereka (yang dibawa) mau diajak untuk kita selidiki di kantor,"kata Arnis.

Ketika disinggung apakah ada barang bukti yang diamankan, Arnis belum dapat memastikannya. Meski sudah mau 24 jam tindakan yang dilakukan oleh polisi namun ia belum dapat memastikannya.

Protes Ruhut Sitompul hingga Sebut Aburizal Bakrie di TVOne saat Debat Rocky Gerung Bikin Panas

"Ini masih kita selidiki (terkait barang buktinya). Masih saksi mereka. Masih lidik, masih kita periksa. Saya lagi ada tamu dari Mabes. Bukan OTT kita minta klarifikasi saja. Kemarin ada kurang lebih 8 oranglah (yang dibawa pegawai),"kata Arnis.

Sarah Nainggolan Bocah Korban Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi Tuliskan Surat Haru Kepada Orangtuanya

Sebelumnya diberitakan Tim Saber Pungli Polres Deliserdang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap enam orang pegawai di kantor Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang Selasa, (13/11/2018). Mereka diduga diamankan terkait pengutipan biaya pengurusan Surat Keterangan (SK) Tanah yang dikeluarkan oleh pihak Kecamatan sekira pukul 11.40 WIB.

Gadaikan Sepeda Motor Milik Tetangga, Bagong Diciduk Unit Reskrim Polsek Medan Area

Sven-Goran Eriksson Raih Debut Manis saat The Azkals Tumbangkan Timnas Singapura

Astra World Sumatera Perkenalkan Aplikasi Anavigo kepada Mahasiswa Universitas Harapan Medan

Camat Tanjung Morawa, Eddy Yusuf yang dikonfirmasi mengaku saat itu ada enam orang anggotanya yang dibawa oleh polisi saat dirinya tidak berada di kantor. Satu di antaranya adalah Kasi Pemerintahan, Saungkupon Harahap.  Sementara lima orang lainnya yang ia sebut saat itu adalah anggotanya yakni Lia, Hospida, Leni, Kudri dan Candra. Selain berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) mereka juga berstatus sebagai pegawai honorer.

(dra/tribun-medan.com).

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved