Wow, Ternyata Ada Rp 1,5 Triliun Uang Tidak Layak Edar di Sumatera Utara

untuk memproduksi atau mencetak uang hingga mendistribusikannya butuh biaya besar.

Wow, Ternyata Ada Rp 1,5 Triliun Uang Tidak Layak Edar di Sumatera Utara
Facebook
Ilistrasi: Uang tak layak 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terungkap, Uang Tidak Layak Edar (UTLE) di Sumut tercatat sebanyak Rp1,5 triliun diterima Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumut hingga Oktober 2018.

Dengan jumlah itu, BI beranggapan jika kesadaran masyarakat untuk menyimpan uang dengan baik masih rendah.

"Perlu ada penigkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga kualitas uang agar tetap layak," kata Direktur BI Sumut Andi S Wiyana, Rabu (14/11/2018).

UTLE yang diterima BI saat ini didominasi dengan pecahan Rp100 ribu dan Rp 50 ribu.

IaImenyebut, pihaknya sudah sering melakukan sosialisasi agar uang tidak dilipat dan dicoret-coret.

Masyarakat diimbau untuk menjaga kualitas uang. Karena untuk memproduksi atau mencetak uang hingga mendistribusikannya butuh biaya besar.

Apalagi BI juga menggantikan uang yang tidak layak tersebut. Yang mana, menjadi biaya untuk pengelola uang. Kalau itu, dihemat bisa untuk hal-hal yang produktif lainnya.

Andi menjelaskan, bahan baku uang pada umumnya sama seperti negara lainnya.

Namun, minimnya kesadaran masyarakat Indonesia untuk menyimpan uang dengan baik membuat uang di Indonesia cepat rusak atau tidak layak edar.

Bahkan di luar negeri UTLE setelah 19 kali pindah tangan. Namun di Indonesia hanya 12 hingga 13 kali pindah tangan baru rusak.

"Uang dilipat, dipindah tangan membuat berkurang secara kualitas. Ujung-ujungnya disetorkan ke bank kembali disetorkan ke Bank Indonesia," pungkas Andi.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved