Bendera Partai dan Baliho Caleg Demokrat Dibakar Orang Tak Dikenal

Sementara itu bendera Partai Demokrat yang juga turut dibakar berukuran 2 meter x 3 meter. Posisi bendera dan baliho hanya berjarak dua meter.

Bendera Partai dan Baliho Caleg Demokrat Dibakar Orang Tak Dikenal
TRIBUN MEDAN/HO
Bendera Partai Demokrat dan baliho caleg Rinaldi ketika masih berdiri. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM - Kasus pembakaran baliho milik salah satu Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Deliserdang terjadi di Desa Beringin Kecamatan Beringin, Deliserdang Kamis, (15/11/2018).

Baliho Caleg tersebut bergambar foto Rinaldi yang merupakan caleg nomor urut 5 dari Partai Demokrat.

Selain baliho Rinaldi juga turut dibakar oleh Orang Tak Dikenal (OTK) bendera Partai Demokrat yang posisinya berada disamping Baliho dan terpasang gang Abas dusun Masjid Desa Beringin.

Saat diwawancarai Rinaldi yang juga merupakan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat Kecamatan Beringin sangat menyesalkan kejadian ini.

Ia mengaku tahu pertama kali baliho dan bendera partainya dibakar setelah mendapat kabar dari warga. Begitu mendapat kabar ia langsung turun ke lokasi untuk memastikan kejadian.

"Pagi-pagi setelah selesai sholat Subuh datang warga yang namanya Mulyadi bilang kalau baliho ku dibakar. Masih ada asapnya sepertinya baru katanya. Begitu dibilang seperti itu ya terus lah ngecek ke lokasi ternyata benar. Bukan hanya baliho ku tapi juga bendera Partai kami," ujar Rinaldi.

Humas DPC Partai Demokrat Deliserdang ini menjelaskan ukuran baliho miliknya yang dibakar itu berukuran 2,5 meter x 3 meter.

Sementara itu bendera Partai Demokrat yang juga turut dibakar berukuran 2 meter x 3 meter. Posisi bendera dan baliho hanya berjarak dua meter.

"Kemarin sore ya masih ada baliho dan bendera partainya. Di tengah-tengah baliho dan bendera itu berdiri plang Partai kami. Itu tidak dirusak karena terbuat dari plat besi. Baliho dan bendera itu baru sekitar sebulan lalu lah dipasang," kata Rinaldi.

Ia yakin kalau pembakaran bendera dan balihonya ini ada kaitannya dengan kasus hilangnya baliho miliknya beberapa hari lalu yang sebelumnya terpasang di kawasan Desa Sidodadi Beringin. Ukuran baliho miliknya yang hilang itu ada tiga dan berukuran sekitar 1 meter x 1,5 meter.

Ia berharap agar pihak kepolisian dapat mengungkap kasus ini dan menemukan pelakunya.

"Aku mau buat laporan juga ini termasuk mau ke Bawaslu. Kalau keluarga sudah geram melihat seperti ini. Semoga polisi cepat menangkap pelakunya. Supaya jangan ada lagi kejadian seperti ini dan tidak terjadi pada Caleg lainnya," kata Rinaldi.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved