Banjir di Kampung Aur Mulai Surut, Warga Mulai Kembali ke Rumah Masing-masing

Kita sudah siapkan dapur umum. Tapi, sekarang air mulai surut. Namun, kita tetap bersiap siaga bersama Kaltana Aur jika air naik lagi

Banjir di Kampung Aur Mulai Surut, Warga Mulai Kembali ke Rumah Masing-masing
TRIBUN MEDAN/Dokumen BPBD Kota Medan
Banjir di Kampung Aur yang terjadi Jumat (16/11/218) dinihari mulai surut. Warga mulai kembali ke rumah masing-masing. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Banjir yang terjadi di Kecamatan Medan Maimun pada Jumat (15/11/2018) dini hari tadi perlahan mulai surut. Warga yang terkena dampak dari banjir tersebut pun mulai kembali pulang kerumahnya masing-masing.

Salah seorang warga lingkungan IV, Kelurahan Aur, Icap mengatakan bahwa kenaikan air Sungai Deli mulai terjadi pada Jumat (16/11/2018) sekitar pukul 02.00 WIB. Dimana, saat itu warga tengah beristirahat.

"Air mulai naik sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Air mulai naik tinggi dan masuk ke rumah warga itu sekitar pukul 04.00 WIB dengan ketinggian lebih kurang 1,5 meter," kata Icap, Jumat (16/11/2018).

"Saat air naik itu, sebagian warga mulai mengungsikan barang-barangnya ke tempat yang lebih tinggi dan pengurus Masjid langsung menginformasikannya di Masjid," sambungnya.

Icap juga menuturkan bahwa saat ini warga Kampung Aur sudah menyiapkan dapur umum.

"Kita sudah siapkan dapur umum. Tapi, sekarang air mulai surut. Namun, kita tetap bersiap siaga bersama Kaltana Aur jika air naik lagi," ujarnya.

Pelaku Ungkap Penyebab Dirinya Nekat Bunuh Diperum Nainggolan Sekeluarga

Hotman Paris Diam-diam Rekam Diskusinya dengan Fritz Hutapea yang Menimpa Baiq Nuril

Mahasiswi yang Dibakar Mantan Pacar Butuh Uluran Tangan, Kakak Korban Berharap Bantuan Dana Dermawan

Perlu diketahui, dari data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, laporan situasi dan kondisi tinggi muka air wilayah rawan Banjir pada pukul 07.30 WIB di Lingkungan 3 dan 4, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan maimun debit air memasuki lebih kurang 70 rumah warga dengan ketinggian air masih bertahan diantara 80-100 sentimeter.

Kampung Aur Diterjang Banjir, 1700 Warga Memilih Bertahan di Rumah

Hanya 298 CPNS Berhak Ikuti Ujian Sistem Kompetensi Bidang untuk Formasi Pemprov Sumut

Mata Kepala Desa Pemberi dan PNS Penerima Suap Berkaca-kaca Dituntut 15 Bulan Penjara

Akibatnya warga yang terdampak lebih kurang 550 KK, lebih kurang 1700 Jiwa. saat ini warga masih tetap bertahan dirumah masing-masing.

BMKG Prediksi Kota Medan Diterjang Hujan Lebat Siang Ini

Pengedar Ekstasi Ditangkap saat Tunggu Pembeli di Jalan Cemara, Simpan Dua Butir Ekstasi di Tisu 

Mahasiswa USU Hasilkan Puluhan Juta Per Bulan Jualan Mesin Cuci Sepeda Motor Buatan Sendiri

Kemudian, pukul 07.35 WIB. Di Lingkungan 7, 8 dan 9, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, kenaikan debit air memasuki lebih kurang 682 rumah warga dengan ketinggian air lebih kurang 100-120 sentimeter dan perlahan sudah mulai turun.

Miliki 16 Bungkus Ganja Siap Edar, Nenek Eem Ditangkap Polisi saat Santai di Pajak Kapuas

Mobilnya Digelapkan dan Digadaikan ke Oknum Polisi, Faisal Bingung Laporannya Ditolak Propam 

Terpantau warga yang terdampak lebih kurang 716 KK, lebih kurang 2852 Jiwa. warga mengungsi ketempat yang lebih tinggi dan sebagian bertahan dirumah masing-masing.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved