Personel Sabhara Polres Deliserdang, Brigadir ES Akui Sempat Kuasai Mobil Avanza yang Digelapkan

Sebenarnya gininya, dia minjam uang kami Rp 40 juta. Baru dititipkannya lah mobil itu samaku. Waktunya seminggu. Ada bunganya

Personel Sabhara Polres Deliserdang, Brigadir ES Akui Sempat Kuasai Mobil Avanza yang Digelapkan
Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar
Suami suwita, Faisal saat ditemui Tribun Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Brigadir ES personil Sabhara Polres Deliserdang mengakui kalau ia sempat menguasai mobil Toyota Avanza BK 1149 UK milik Suwita warga Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa.

Suwita  sudah membuat laporan penggelapan mobilnya oleh Daniel Chandra ke Polsek Tanjung Morawa. Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya Brigadir ES sempat dibantu oleh istrinya menjawab klarifikasi.

Awalnya Brigadir ES sempat menjawab apa yang ditanyakan www.tribun-medan.com. Ia mengaku memang benar sempat memakai mobil lantaran Daniel ada meminjam uang padanya sebesar Rp 40 juta. Diakui kalau uang dipinjam dengan bunga.

"Sebenarnya gininya, dia minjam uang kami Rp 40 juta. Baru dititipkannya lah mobil itu samaku. Waktunya seminggu. Ada bunganya," ujar Brigadir ES.

Belum lama ia menjelaskan tiba-tiba terdengar suara perempuan yang mengaku istrinya dan langsung menguasai telepon. Saat dipintai namanya ia tidak mau menyebutkan dan hanya bilang namanya Mamak Elivia.

"Suamiku enggak tahu menahu soal itu. Samaku nya Daniel itu pinjam uang. Udah ku pulangkan sama Daniel itu mobilnya. Sudah kami bilangnya waktu itu sama si Faisal kalau mau balik mobilnya suruh dulu lah si Daniel itu kembalikan uangku. Sekarang sudah tidak ada urusan lagi kami sama dia karena udah kami kembalikan mobilnya. Uangnya pun sudah dibayarkan. Enggak ada lagi kaitannya sama kami," katanya dengan nada tinggi.

Mobilnya Digelapkan dan Digadaikan ke Oknum Polisi, Faisal Bingung Laporannya Ditolak Propam 

Mahasiswi yang Dibakar Mantan Pacar Butuh Uluran Tangan, Kakak Korban Berharap Bantuan Dana Dermawan

Hovonly Simbolon Ternyata Sempat Hubungi Kakak dan Temannya Sebelum Dibakar Mantan Pacar

Saat itu ia berulang kali kalau suaminya tidak ada kaitannya dengan kasus ini. Ia mengakui kalau dirinya juga sudah sempat dipintai klarifikasi oleh pihak Polres.

"Kok jadi bawa-bawa wartawan dia. Enggak takut aku diberitakan ini. Tapi jangan bawa-bawa suamiku. Enggak tahu apa-apa dia ini. Udah ditanya Polres aku dan sudah kubilang ya," katanya.

Kampung Aur Diterjang Banjir, 1700 Warga Memilih Bertahan di Rumah

Hanya 298 CPNS Berhak Ikuti Ujian Sistem Kompetensi Bidang untuk Formasi Pemprov Sumut

Mata Kepala Desa Pemberi dan PNS Penerima Suap Berkaca-kaca Dituntut 15 Bulan Penjara

Kasi Propam Polres Deliserdang, Iptu Freddy Siagian yang dikonfirmasi Jum,at, (16/11/2018) mengaku baru mendapat informasi tentang hal ini. Ia berjanji untuk menindaklanjuti kasus ini. Kasus ini sempat mau dilaporkan ke Propam namun laporan yang hendak dibuat oleh korban ditolak pada Jumat, (9/11/2018).

"Ya sudah nanti akan kita panggil dulu dianya (Brigadir ES). Kenapa bisa ditolak? (ketika hendak melapor ke Propam). Terimakasih lah informasinya," kata Iptu Freddy.

Sementara itu Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Anggun Andhika Putra yang dikonfirmasi belum mengetahui adanya laporan penggelapan mobil yang dilakukan Daniel Cendra yang dibuat Suwita ke Polseknya.

"Nanti saya pelajari dulu lah ya," kata AKP Anggun.

(dra/tribun-medan.com).

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved