Sudah Lama Dikenal di Indonesia, Tanaman Kelor Disebut 'Pohon Ajaib' di AS

Hampir setiap bagian dari tanaman kelor dapat dimanfaatkan, termasuk akarnya.

Sudah Lama Dikenal di Indonesia, Tanaman Kelor Disebut 'Pohon Ajaib' di AS
jogja.tribunnews.com
Daun kelor. 

TRIBUN-MEDAN.com-Sering kali kita mendengar ungkapan “dunia tidak selebar daun kelor”. Memangnya seberapa lebarnya sih daun kelor itu?

Kita juga sering mendengar bahwa daun kelor dijadikan sebagai “alat” untuk “mematikan” orang yang mempunyai “kesaktian”.

The Guardian, dalam laporannya pada Minggu (7/1/2018) kemarin, menyebut tanaman ini sebagai “miracle tree” alias “pohon ajaib”.

“(Pohon kelor) seluruh bagiannya bisa dimakan, mulai dari akar sampai kulit kayunya, tumbuh dengan cepat dan tahan kekeringan, dengan benih yang dapat menjernihkan air, ini adalah sumber berharga di banyak tempat, yang oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB disebut sebagai ‘hasil panen bulan ini’,” tulisnya.

Seperti apa sih tanaman kelor, mungkin di antara kita banyak yang belum mengenalnya.

Tanaman bernama latin Moringa oleifera ini tergolong tanaman tahunan yang biasanya tumbuh liar.

Tumbuhan ini diduga asli dari kawasan barat pegunungan Himalaya dan India, kemudian menyebar hingga ke Benua Afrika dan Asia-Barat.

Di Jawa, kelor biasa tumbuh sampai pada ketinggian 300 m di atas permukaan laut.

Manfaat daun kelor diakui oleh peneliti-peneliti luar negeri.
 
Manfaat daun kelor diakui oleh peneliti-peneliti luar negeri.

Tanaman ini sanggup tumbuh di kawasan tropik yang lembap juga di daerah panas, bahkan tanah kering, karena tidak rakus “makan” pupuk (unsur hara).

Karenanya, kelor cocok sebagai tanaman “pioner” untuk penghijauan dan pemulihan tanah gersang. Di lahan kebun, tanaman kelor biasa digunakan sebagai pagar hidup.

Halaman
1234
Editor: Liston Damanik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved