Ingin Samosir Menjadi Pusat Data Riset, Peneliti LIPI Arjon Turnip Motori Pembentukan TRC

Tujuan utama TRC adalah untuk menjadikan Samosir dan sekitar Danau Toba selain tempat wisata alam juga mampu menjadi pusat wisata akademik.

Ingin Samosir Menjadi Pusat Data Riset, Peneliti LIPI Arjon Turnip Motori Pembentukan TRC
TRIBUN MEDAN/HO
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr Arjon Turnip (jaket hitam) saat mengadakan pertemuan dengan sejumlah dosen dan mahasiswa terkait rencana mendirikan pusat penelitian di Samosir yang disebut Toba Research Center (TRC) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terpanggil untuk membangun desa tempat kelahirannya di Samosir (Marsipature Hutanabe), Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr Arjon Turnip rela pulang kampung dan menjadi motor penggerak untuk mendirikan sebuah pusat penelitian yang disebutnya Toba Research Center (TRC).

Ditemui Tribun-medan.com saat berkunjung ke Medan, Arjon mengatakan bahwa yang menjadi tujuan utama TRC adalah untuk menjadikan Samosir dan sekitar Danau Toba selain tempat wisata alam juga mampu menjadi pusat wisata akademik.

"Tujuan TRC pertama, Karena banyak persoalan di Samosir yang selama ini tidak disentuh. Ibaratnya ada banyak harta karun tapi tidak ada yang tahu bahwa di situ ada harta Karun. Nah itu yang kita angkat dan perkenalkan," ujarnya Minggu (18/11/2018).

Menurut Arjon, saat ini Banyak perguruan tinggi khususnya di Sumatera Utara (Sumut), pada saat melakukan penelitian mereka atau bahkan mencari bahan penelitian itu justru datang ke Jawa.

Hal ini dikarenakan di Jawa untuk ruang lingkup Indonesia memang masih menjadi tempat dimana data penelitian bisa ditemukan lebih banyak.

"Ini yang jadi persoalan. Kenapa tidak ke Samosir, padahal penelitian itu adalah bagaimana kita menggali persoalan-persoalan yang ada di sekitar kita. Persoalan di Samosir itu ada banyak. Ada banyak tanaman endemiknya, ada danaunya, ada pertaniannya, ada wisatanya, ada peternakannya, ada sosialnya, ada hukumnya, semua ada di sana," terangnya.

Oleh karena itu, kata Arjon, dirinya bersama dengan Yayasan Parna Indonesia bertekat menjadikan Samosir sebagai pusat data penelitian di Indonesia sehingga nantinya para mahasiswa maupun peneliti khususnya di Sumut, tidak lagi perlu jauh-jauh ke hawa melainkan bisa meneliti sambil pulang ke kampung halamannya.

"Selama ini sudah kita buktikan, bahwa kalau kita bisa menyediakan data, para peneliti dan mahasiswa itu akan datang. Tidak perduli berapa jauh. Bahkan selama ini saya punya data di Bandung, baik dari Timur, dari Surabaya, dari Sumut, dari Padang, Pekanbaru, datang semua ke untuk mendapatkan data. Sekarang kalau data itu kita tempatkan di Samosir maka mahasiswa akan datang ke Samosir. Otomatis kalau mahasiswa datang ke Samosir, maka jadilah Samosir wisata akademik itu tujuan akhirnya," ungkapnya.

Bahkan, lanjut Arjon, Dengan menjadikan Samosir Sebagai pusat data dari berbagai bidang penelitian, dirinya yakin hal itu akan turut berdampak pada perbaikan di berbagai bidang lainnya yang ada di Samosir dan sekitarnya.

Halaman
12
Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved