Kadisdik Paluta Mendadak Dicopot, Ternyata Turut Diperiksa Kejati Sumut

Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Padanglawas Utara (Paluta), Umar Pohan mendadak dicopot dan diperiksa kejaksaan

Kadisdik Paluta Mendadak Dicopot, Ternyata Turut Diperiksa Kejati Sumut
Tribun Medan/Azis
Massa aksi dari Gema Paluta menggelar unjuk rasa di depan Kantor Kejati Sumut, Kamis (16/2/2016). Dalam tuntutannya, pengunjukrasa meminta agar kasus dugaan korupsi Bupati Paluta Bachrum Harahap kembali diusut. 

PALUTA,TRIBUN-Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Padanglawas Utara (Paluta), Umar Pohan dicopot dari jabatannya.

Ada kabar, pencopotan Umar Pohan berkaitan dengan berita kondisi murid-murid sekolah dasar di Desa Sampuran, Padangbolak.

Namun, kabar pencopotan Umar Pohan terkait berita ini ditepis Sekretaris Paluta'>Dinas Pendidikan Paluta, Eva Sartika Siregar.

"Iya (dicopot). Tidak ada masalah, mungkin karena sudah menjabat tiga tahun. Penilaian dari Pak Bupati lah itu," kata Eva melalui sambungan telepon, Jumat (16/11).

Menurut Eva, pencopotan Umar Pohan karena alasan penyegaran saja.

Saat ini, Eva ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Paluta, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 800/5241/2018.

Baca: Hanya Berjarak 10 Km, Lihat Perbandingan Jalan Menuju Desa Sampuran dan Rumah Pribadi Bupati Paluta!

Hingga saat ini, Umar Pohan belum dapat dimintai keterangannya.

Umar Pohan dikabarkan tengah diperiksa Kejaksaan Negeri Paluta, menyangkut dugaan korupsi pengadaan mobiler seluruh sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2017, dengan nilai anggaran Rp 3 miliar.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian mengatakan Umar Pohan sudah dua kali diperiksa penyidik.

"Saya mau meluruskan, tidak ada kaitan antara pencopotan dia (Umar Pohan) dengan proses pemeriksaan.

Halaman
1234
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved