Apel Gabungan, Dandim 0205/Tanah Karo: Kita Harus Berjaga-jaga Bila Ada Bencana

Taufik mengingatkan perubahan iklim yang terjadi akhir-akhir ini merupakan salah satu penyebab utama terjadinya bencana alam.

Apel Gabungan, Dandim 0205/Tanah Karo: Kita Harus Berjaga-jaga Bila Ada Bencana
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Kapolres Tanah Karo AKBP Benny R Hutajulu (kanan) mengecek kesiapan petugas dan peralatan yang digunakan tim tanggap darurat bencana, di Lapangan Mako Yonif 125/Si'mbisa, Jalan Sprapto, Kabanjahe, Senin (19/11/2018) kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.COM, KABANJAHE - Mengingat wilayah Kabupaten Karo memiliki zona rawan bencana yang cukup banyak, untuk itu perlu dilakukan antisipasi bilamana suatu saat terjadi bencana.

Satu di antaranya mempersiapkan tim atau pasukan yang nantinya dapat secara cepat terjun langsung ke lapangan.

Hal ini dikatakan oleh Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal, pada saat memimpin Apel kesiapan Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRC PB) terpadu, di Lapangan Mako Yonif 125/Simbisa, Jalan Sprapto, Kabanjahe, Senin (19/11/2018) kemarin.

Dirinya menyebutkan, setelah beberapa waktu lalu direncanakan akan membentuk tim reaksi cepat tanggap darurat bencana, kali ini adalah tindak lanjut untuk mengecek kesiapsiagaan seluruh elemen pendukung. Mulai dari pemerintahan seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI dan Polri, serta jajaran pendukung lainnya.

"Jadi dalam gelar pasukan kali ini, seluruh stakeholder sudah kita kumpulkan, termasuk juga peralatan apa saja yang sudah kita punya untuk berjaga-jaga jika nantinya ada bencana," ujar Taufik.

Pada kegiatan apel gabungan ini, diikuti oleh prajurit Kodim 0205/TK, prajurit Batalyon 125/SMB, anggota kepolisian Polres Tanah Karo, Satpol PP, pemadam kebakaran, Relawan Sinabung, Dinas Perhubungan, serta jajaran lainnya.

Kali itu, Taufik beserta Bupati Karo Terkelin Brahmana, dan Kapolres Tanah Karo AKBP Benny R Hutajulu, sempat mengecek kesiapan seluruh pasukan serta peralatan yang ada.

Kepada para peserta apel, Taufik mengingatkan perubahan iklim yang terjadi akhir-akhir ini merupakan salah satu penyebab utama terjadinya bencana alam. Seperti tanah longsor, banjir, angin puting beliung, serta lainnya. Untuk itu, dirinya mengatakan harus ada kesadaran bahwa bencana merupakan masalah kemanusiaan yang menjadi tanggung jawab bersama (Commin Interest).

"Jadi dari pembentukan tim reaksi cepat tanggap darurat bencana ini juga akan membangun MOU antara semua Stakeholder. Diharapkan nantinya dapat dijadikan sebagai dasar dalam melaksanakan kerja sama sesuai peran, fungsi, serta tanggung jawab dan kemampuan masing-masing," katanya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved