Akan Digunakan Sebulan Lagi, Begini Progres Tol Seirampah-Tebing Tinggi

Ia belum dapat memastikan apakah nantinya jalur tol ini kalau sudah selesai akan diresmikan oleh Presiden.

Penulis: Indra Gunawan |
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Kendaraan tampak mengantre di depan pintu masuk tol Seirampah Serdangbedagai, Rabu (21/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Jalur tol Seirampah Tebing Tinggi direncanakan dapat difungsikan untuk mengatasi tingginya lalu lintas kendaraan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru ini.

Meski demikian belum diketahui secara pasti kapan penggunaan jalur tol Seirampah Tebing ini akan dipergunakan secara permanen. Saat ini pengerjaannya pun terus dikebut.

Direktur Teknik PT Jasa Marga Kualanamu Tol (JMKT), Agus Choliq menjelaskan progres konstruksi sampai Minggu lalu untuk jalur Seirampah-Tebing Tinggi sudah 89 persen.

Disebut kalau direncanakan pengerjaannya akan diselesaikan di bulan Desember mendatang. Ia menyebut pada saat ini tidak ada kendala lain selain kendala alam.

"Kendalanya hujan saja. Direncanakan di Januari 2019 nanti kita rencanakan bisa difungsikan. Diusahakan bisa difungsikan untuk natal dan tahun baru ini untuk mengurangi kemacetan di Seirampah hingga Pasar Pon,"ujar Agus Rabu, (21/11/2018).

Mengenai pembebasan lahan ia menyebut sudah dilakukan 100 persen. Artinya tidak ada masalah lagi karena sudah selesai per 22 Oktober lalu.

Ia belum dapat memastikan apakah nantinya jalur tol ini kalau sudah selesai akan diresmikan oleh Presiden atau tidak.

"Jadi sampai saat ini belum ada arahan dari Kementerian PUPR (apakah mau diresmikan sama Presiden atau tidak). Kita juga akan tunggu arahan dari Kementerian PUPR soal itu (apakah saat penggunaan jalur pada natal dan tahun baru nanti bayar atau gratis). Kalau dari Seirampah ke Tebing-Tinggi jaraknya 9,7 Km,"kata Agus.

Berdasarkan catatan Tribun-Medan.com, pada saat jalur tol Tanjung Morawa-Parbarakan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang dioperasionalkan pada 11 Juni atau H-4 lebaran waktu lalu penggunaannya pun digratiskan oleh pihak PT JMKT.

Meski sudah siap 100 persen pembangunannya namun biaya untuk penggunaannya digratiskan hingga beberapa minggu. Pada saat ini untuk tarif umum untuk satu kilometernya dikenakan biaya Rp 981.

(dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved