Hore. . Pertengahan Desember Warga Tanjungmorawa Sudah Bisa Nikmati Gas Alam

usulan yang dimasukkan oleh Pemkab ke pihak Kementerian ESDM untuk tahun 2019-2020 sebanyak 25 ribu sambungan.

Hore. . Pertengahan Desember Warga Tanjungmorawa Sudah Bisa Nikmati Gas Alam
IST
Ilistrasi: PGN 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM -
Pemerintah Kabupaten Deliserdang masih berharap banyak agar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dapat menyetujui dan merealisasikan permohonan usulan yang dibuat Pemkab terkait pemasangan jaringan gas alam secara gratis.

Saat ini pemasangan jaringan gas alam ini sedang dikerjakan oleh PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) di 7 desa di kawasan Tanjung Morawa namun jumlahnya untuk ditahun 2018 sebanyak 5600 sambungan.

Pemasangan itu dilakukan di Desa Wonosari, Dalu X A, Tanjung Morawa A, Tanjung Morawa B, Dagang Krawang, Dagang Klambir, Tanjung Baru dan Kelurahan Tanjung Morawa Pekan.

Kabag Perekonomian Pemkab Deliserdang, Putra Jaya Manalu mengatakan usulan yang dimasukkan oleh Pemkab ke pihak Kementerian ESDM untuk tahun 2019-2020 sebanyak 25 ribu sambungan.

Saat ini ia menyebut progres pengerjaan pembangunan di 7 desa tersebut sudah lebih dari 80 persen. Pengerjaan pemasangan jaringan sudah dilakukan semenjak dari bulan Juni lalu. Direncanakan pengerjaan akan diselesaikan di akhir Desember 2018.

" Untuk pemasangan jaringan ke rumah sudah lebih 80 persen memang sekarang ini. Informasi dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian ESDM sebelum akhir Desember 2018 gasnya sudah bisa dihidupkan ke rumah-rumah. Sebelum tanggal 31 nanti akan mereka buat seperti lounching karena memang sudah bisa mulai dipergunakan di rumah-rumah tapi sebagian dulu,"ujar Putra Jaya Manalu Rabu, (21/11/2018).

Mantan Kepala Dinas Pasar Deliserdang ini menyebut Pemkab sengaja mengusulkan ke Pusat karena proyek ini sangat ditunggu-tunggu karena murah, aman dan stabil selama 24 jam ada gasnya. Disebut manfaatnya pasti sangat dirasakan oleh masyarakat. Sesuai Memorandum Of Understanding (MoU) yang dibuat antara Pemkab dengan Dirjen Migas bahwasanya penyelesaian proyek di 7 desa selesai diawal Januari 2019.

"Jadi sampai sekarang ini kita belum ketahui apakah permohonan kita untuk pemasangan 25 ribu tambahannya lagi itu disetujui atau tidak. Saya sudah konsultasikan ke Jakarta kemarin, katanya mereka sedang Bagas pagunya. Kalau untuk kuotanya sudah dapat katanya hanya saja rinciannya belum diketahui dimana saja. Kalau MoU pertama memang kita dapat jatah 5 ribu sambungan gratis kemarin baru kemudian ditambah lagi kemarin 600 makanya kalau bisa usulan kita juga bisa disetujui," kata Putra.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved