Aktivis asal Kabupaten Batubara Ditangkap Karena Mendesak Pencopotan Kapolda, Polisi Gunakan UU ITE

Muhammad Yusroh Hasibuan, aktivis asal Kabupaten Batubara ditangkap dan ditahan karena meminta pencopotan Kapolda Sumut

Aktivis asal Kabupaten Batubara Ditangkap Karena Mendesak Pencopotan Kapolda, Polisi Gunakan UU ITE
Tribun Medan
Muhammad Yusroh Hasibuan, aktivis asal Kabupaten Batubara yang ditangkap dan ditahan karena dianggap mencemarkan nama baik Kapolda Sumut, Irjend Agus Andrianto 

MEDAN,TRIBUN-Muhammad Yusroh Hasibuan, pria yang dikenal vokal dan dianggap sebagai aktivis di Kabupaten Batubara ditangkap Polda Sumut.

Muhammad Yusroh Hasibuan diamankan pada 6 November 2018 lalu, karena meminta Kapolda Sumut, Irjend Agus Andrianto dicopot dari jabatannya.

Desakan Muhammad Yusroh Hasibuan ini awalnya disampaikan di grub What'sApp, ketika menjawab pertanyaan rekannya.

Menurut cerita Koordinator Badan Pekerja KontraS Sumatera Utara, Amin Multazam, pada 27 September 2018 silam, Yusroh mengirim lampiran foto aksi unjukrasa aliansi mahasiswa Siantar-Simalungun.

Foto itu memperlihatkan tindakan represif aparat kepolisian, yang melakukan pemukulan terhadap mahasiswa di Medan.

Sesaat foto itu terkirim, seorang anggota grub What'sApp bertanya pada Yusroh, dimana kejadian dimaksud.

Baca: KontraS Sebut Penangkapan Aktivis Batubara Upaya Pemidanaan dan Kriminalisasi terhadap Yusroh

"Yusroh kala itu menjawab, Siantar Simalungun, GMNI, GMKI, HMI, Himmah, BEM dan lain lain. Mengutuk tindakan represif oknum Polri. Copot Kapoldasu," kata Amin Multazam, Rabu (21/11), menirukan apa yang disampaikan Yusroh.

Setelah melontarkan statemen itu, Yusroh kemudian dilaporkan dengan delik aduan pencemaran nama baik terhadap Kapolda Sumut, Irjend Agus Andrianto.

Yusroh kemudian disangkakan melanggar Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 27 ayat (3).

Ia kemudian ditangkap berdasarkan surat penangkapan Nomor: Sp.kap/112/XI/2018/Ditreskrimsus

Halaman
123
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved