Advertorial

Ubah Perilaku Pengelolaan Sampah demi Wujudkan 'Medan Zero Waste City' 2020

Undang-undang No. 18 Tahun 2008, yang mengatur tentang Pengelolaan Sampah sudah masuk tahun kesepuluh

Ubah Perilaku Pengelolaan Sampah demi Wujudkan 'Medan Zero Waste City' 2020
TRIBUN MEDAN/HO
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LH) Republik Indonesia Dr Ir Siti Nurbaya Bakar MSc me-launching Medan Zero Waste City 2020 dalam acara peringatan Hari Bumi Sedunia Tingkat Nasional di Lapangan Merdeka Medan, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Undang-undang No. 18 Tahun 2008, yang mengatur tentang Pengelolaan Sampah sudah masuk tahun kesepuluh, namun permasalahan sampah di Indonesia, termasuk Kota Medan masih menjadi isu serius yang harus ditangani. 

Salah satu inti pokok dari undang-undang tersebut adalah mengatur tanggung jawab pemerintah daerah di tingkat kota dan kabupaten untuk menetapkan kebijakan dan strategi dalam pengelolaan sampah.

Kebijakan kota saat ini adalah membahas tentang pengelolaan sampah adalah Strategi Sanitasi Kota Medan 2017-2021 yang diterbitkan pada tahun 2016.

Kebijakan ini direvisi berdasarkan Strategi Sanitasi yang menekankan pada implementasi program jangka menengah dan disusun sejalan dengan dokumentasi yang ada, yang meliputi Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW 2011-2031).

Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Medan 2006 -2025 dan Rencana Program Investasi Menengah (RPIJM) 2013-2017.

Dalam Strategi Sanitasi ada lima target yang terkait dengan pengelolaan sampah; (1) 100% wilayah kota terlayani pengumpulan sampah, (2) sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berkurang 10%, (3) alokasi anggaran kota untuk pengelolaan sampah lebih dari 5%, (4) menginisiasi operasional controlled landfill pada tahun 2021 dan sanitary landfill setelah tahun 2022, dan (5) setop pembuangan sampah di drainase, sungai dan area terbuka.

Masalah dan Tantangan

Sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam penataan kota, salah satunya yang menyangkut kebersihan Kota Medan, ada banyak masalah dan tantangan yang harus dipecahkan.

Dalam Rencana Strategis (2016-2021) Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan 2018 disebutkan ada beberapa masalah yang harus mendapat penanganan segera.

Makin besarnya timbunan sampah seiring dengan semakin meningkatnya laju perekonomian yang tidak diikuti dengan ketersediaan sarana dan prasarana.

Halaman
1234
Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved