News Video
Hotman Paris Bersuara Keras, Ada 'Tukar Guling' Kasus Pemerkosaan Anak yang Dilakukan Pria Tua
Hari pertama usai berlibur, Hotman mendapatkan laporan dari keluarga anak dibawah umur yang diperkosa oleh pria tua
TRIBUN-MEDAN.COM - Usai berlibur selama dua minggu ke beberapa negara di Eropa, pengacara Hotman Paris Hutapea kembali melayani masyarakat di Warung Kopi Johny Kelapa Gading Jakarta.
Jumat (23/11/2019) pagi hari, Hotman sudah menemui kliennya di kedai kopi langganannya itu.
Hari pertama usai berlibur, Hotman mendapatkan laporan dari keluarga anak dibawah umur yang diperkosa oleh pria tua berusia 51 tahun.
Melansir video yang diunggah Hotman pada akun Instagramnya, diketahui bahwa keluarga tersebut berasal dari Bogor, Jawa Barat.
“Salam Kopi Johny. Subuh hari datang keluarga dari Bogor, karena putrinya umur kurang dari 11 tahun diperkosa seorang laki-laki tua umur 51 tahun. Laki-laki itu memang sudah ditahan oleh Polsek Gunung Putri. Begitu si bapak mengetahui putrinya diperkosa, kebetulan langsung ketemu pelaku. Oleh bapaknya ini, ditonjok si pelaku,” ucap Hotman.
Tonton video lengkapnya;
Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV
Bocah 11 Tahun Korban Pemerkosaan Mengadu dan Menangis di Pelukan Hotman Paris
Video Putri Hotman Paris Berdebat dengan Bule karena Pergoki Tambah Menu yang Tak Dipesan
Sindiran Hotman Paris Sasar Politisi Sibuk Urusan Pemilu, Kasus Baiq Nuril & Lion Air Terlupakan
Hotman menganggap tindakan ayah pada si pelaku bersikap manusiawi.
Tapi sayangnya, usai memberikan pukulan, si ayah justru dilaporkan balik oleh pelaku dengan tindak kekerasan.
Hotman menganggap tindakan pelaku dengan istilah tukar kulit. Karenanya, Ia mengimbau kepada pihak berwajib untuk memproses kasus pemerkosaan sampai ke pengadilan.
“Seorang bapak mengetahui putrinya diperkosa, wajar dong dia emosi. Cuma anehnya sekarang, ini dilaporkan balik oleh si pelaku pemerkosa. Seolah-olah arah tukar kulit. Dia cabut pemerkosaaan, gua cabut penganiyayaan. Kami mohon kepada Polsek Gunung Putri agar tegas si pemerkosa harus sampai ke pengadilan," sambungnya.
Ini merupakan laporan pertama yang diterima Hotman usai libur panjangnya.
Diketahui, Hotman pergi ke Eropa selama dua minggu bersama keluarganya.
Kota-kota di Eropa yang dikunjungi oleh Hotman Paris Hutapea antara lain London, Inggris; Milan, Italia; dan Paris, Perancis.
Namun, sesampainya di Bandara Soekarno Hatta, Hotman dan keluarga langsung dicegat oleh dua orang petugas Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta.