Dua Koruptor Nyatakan Pikir-pikir Setelah Divonis Hanya Setahun

Dua koruptor pada Dinas Tenaga Kerja Sumut menyatakan pikir-pikir meskipun divonis hanya satu tahun penjara

Dua Koruptor Nyatakan Pikir-pikir Setelah Divonis Hanya Setahun
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Parlin Malau saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Medan, Senin (26/11/2018). 

MEDAN,TRIBUN-Dua koruptor yang menerima uang suap pengurusan kelengkapan dokumen K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), pada Dinas Tenaga Kerja Sumut menyatakan pikir-pikir sesaat divonis majelis hakim Sariyana.

Keduanya yakni oknum pegawai negeri sipil (PNS) Dinasnaker Sumut, Edison Turnip dan Parlin Malau.

Keduanya terbukti melanggar Pasal 12 a UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

"Kami pkir-pikir yang mulia," kata kedua terdakwa yang diadili secara terpisah di ruang Cakra VIII Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (26/11).

Baca: Koruptor Rp 105,8 Miliar Kabur, Kejati Sumut Enggan Salahkan Siapapun!

Dalam putusannya, hakim menjatuhi terdakwa Edison dengan pidana penjara satu tahun empat bulan, denda Rp 50 juta.

Jika denda itu tidak dibayar, maka Edison dikenai hukuman kurungan tambahan dua bulan penjara.

Sementara itu, terdakwa Parlin yang menjabat Staf Pengawas di Disnaker Sumut dijatuhi pidana penjara satu tahun tiga bulan.

Parlin juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 50 juta, subsidair dua bulan kurungan.

Jaksa penuntut umum (JPU) Fauzan Azmi, yang dimintai tanggapannya juga menyatakan pikir-pikir untuk mengambil langkah selanjutnya.

Baca: Provinsi Sumut Sumbang ASN Koruptor Terbanyak, Ridwan: Sumut Juara Satu Lah Bang

Dalam dakwaan JPU Kejari Lubukapakam ini, korupsi yang dilakukan kedua terdakwa bermula saat terdakwa Edison diperintahkan melakukan pemeriksaan di bengkel Abun, milik Rohmawanti di Desa Sukamandi Hilir, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang.

Halaman
12
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved