BREAKING NEWS: Bus Berpenumpang Warga Malaysia Terbalik di Tongging, Korban: Lajunya Sangat Kencang!

Seorang keluarga korban Wan Nurdiyana, menyebutkan kedatangan mereka untuk berlibur.

BREAKING NEWS: Bus Berpenumpang Warga Malaysia Terbalik di Tongging, Korban: Lajunya Sangat Kencang!
TRIBUN MEDAN/HO POLRES KARO
Mobil travel merk Isuzu yang bermuatan 9 orang, terguling di wilayah Tongging, Kabupaten Karo, Kamis (29/11/2018) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.COM, KABANJAHE - Sebuah bus pariwisata, dengan jenis elf yang membawa muatan sembilan orang terguling di kawasan Tongging, Kabupaten Karo, Kamis (29/11/2018), sekira pukul 15.30 WIB.

Diketahui, para penumpang merupakan warga negara Malaysia.

Seorang korban Wan Nurdiyana, menyebutkan kedatangan mereka untuk berlibur.

Dan pada saat kejadian nahas itu terjadi, mereka sedang dalam perjalanan pulang menuju ke bandara Kualanamu.

"Kami semuanya keluarga, datang ke sini hari Selasa kemarin, menginap dulu satu malam di bandara, terus liburan ke Danau Toba, tadi kami tadi mau pulang ke Kualanamu karena penerbangan ke Malaysia besok," ujar Nurdiyana, di depan Rumah Sakit Efarina.

Dirinya mengungkapkan, kejadian nahas itu bermula karena sopir yang membawa mobil tersebut ugal-ugalan.

Saat para penumpang meminta untuk sedikit mengurangi kecepatan mobil, tidak mengindahkan permintaan turis-turis tersebut.

Wanita berkacamata itu mengungkapkan, bukannya memelankan laju kendaraan, sopir lantas berkata para supir di Medan memang sudah terbiasa membawa mobil dengan kecepatan tinggi.

"Dari hari pertama dia (sopir) sudah membawa mobil dengan sangat cepat," ucapnya dengan nada khas melayu.

Kemudian, saat di jalan berkelok, diduga sopir tidak bisa mengendalikan kendaraan jenis minibus tersebut. Sehingga, mobil sempat berputar tiga kali, kemudian menabrak pembatas jalan yang berada di bibir tebing.

"Saya rasa bukan masalah remnya yang rusak, tapi karena sopir memang terlalu kencang jadi dia tidak dapat mengontrol laju kendaraan," ucapnya.

Akibat dari kejadian tersebut, tiga orang di antaranya mengalami luka-luka. Saat ini, ketiganya telah dirawat di rumah sakit Efarina Etaham, Berastagi.

Adapun korban yang telah dirawat di ruang inap adalah Wan yusof bin Wan Ismail (65), Zakinah Binti Hassan (67), Che Ramlah Binti Muhammad Amin (82).

 (cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved