Gembong Sabu yang Kabur Belum Tertangkap, Hanya Pegawai Biasa yang Kena Sanksi

Kasus kaburnya gembong sabu menjadi perhatian khusus Kantor Wilayah Kemenkumham Sumut. Namun, pemberian sanksi hanya pada pegawai biasa

Gembong Sabu yang Kabur Belum Tertangkap, Hanya Pegawai Biasa yang Kena Sanksi
Tribun Medan/Joseph
Petugas Reskrim Polsek Barat saat memeriksa sel tempat tujuh tahanan kabur dari LP Kelas II A Binjai, Senin (18/12/201) pukul 02.30 WIB. 

MEDAN,TRIBUN-Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Utara, Abdul Aris mengaku sudah mengetahui adanya narapidana gembong sabu Lapas Klas IA Tanjunggusta Medan yang melarikan diri.

Aris menyebut, kasus ini tengah ditangani pihak lapas. Ia mengatakan, dirinya akan menjatuhi sanksi bagi pegawai yang terbukti lalai melakukan penjagaan.

"Untuk petugas lapasnya, akan kami periksa. Jika dalam waktu 2x24 jam tidak ada perkembangan, maka akan kami berikan hukuman disiplin," ungkap Aris, Kamis (19/11).

Namun, hukuman ini hanya untuk pegawai biasa saja. Sedangkan untuk Kepala Lapas Klas IA Tanjunggusta Medan, Aris enggan berkomentar.

"Ya, napi yang kabur itu juga akan diberikan sanksi jika tidak menyerahkan diri," katanya.

Napi gembong narkoba Lapas Klas IA Tanjunggusta Medan yang melarikan diri adalah Riswan alias Ade.

Baca: Polda Sumut dan Jajaran Siap Cari Tahanan Gembong Sabu yang Kabur dari Lapas Tanjunggusta

Napi yang harusnya menjalani hukuman 15 tahun penjara ini kabur, ketika berobat di Rumah Sakit Umum Royal Prima Jalan Ayahanda, Medan pada Rabu (28/11) kemarin.

Sampai saat ini, Ade belum tertangkap. Informasi berkembang, Ade kabur ke kampungnya di Aceh.

Disinggung mengenai upaya Kemenkumham dan Lapas untuk mencari Ade, Aris beralasan pihaknya sudah berkoordinasi dengan polisi.

"Napi yang kabur ini berdomisili di Aceh. Sehingga, kami berkoordinasi dengan kepolisian Aceh untuk melakukan penyisiran di tempat tinggalnya," terang Aris.

Halaman
123
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved