Tiga Polisi Tembak Mati Seorang Remaja Kurir Narkoba Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Tiga polisi dinyatakan bersalah menembak mati remaja kurir narkoba terancam hukuman 20 tahun penjara

Tiga Polisi Tembak Mati Seorang Remaja Kurir Narkoba Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara
Warta kota/adhy kelana/kla/kla
ILUSTRASI KURIR EKSTASI - Kapolsek Tanah Abang AKBP Kus Subiyantoro memperlihatkan barang bukti berupa ekstasi saat rilis di Mapolsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (14/2). Dalam rilis ini, Polsek Tanah Abang memperlihatkan 2.400 butir ekstasi dan 10 ribu butir pil H5 dari tangan dua kurir narkoba, Amor dan Verdi. (Warta kota/adhy kelana/kla) 

MANILA,TRIBUN-Tiga polisi Filipina dinyatakan bersalah, karena menembak mati seorang remaja yang dituduh terlibat narkoba.

Ketiganya terancam hukuman 20 tahun penjara. Dalam sidang yang digelar di pengadilan Manila utara, Kamis (29/11) terungkap, penembakan terhadap korbannya Kian Delos Santos terjadi pada 2017 silam.

Saat itu, Delos ketahuan menjadi kurir narkoba. Ketiga polisi ini lantas menangkap Delos, dan menembakinya di sebuah gang sempit.

Adapun alasan ketiga polisi memberondong Santos, lantaran ia melawan dengan tembakan.

Faktanya, dalam rekaman CCTV, ketiga polisi itu menyeret Santos yang tak bersenjata.

Baca: Mahasiswa Kurir Narkoba Memelas Minta Keringanan Hukuman, Terdakwa Belum Pernah Bertemu Orangtuanya

Dalam rekaman CCTV terungkap, Santos terbaring di tanah dan menutupi kepala dengan kedua tangannya.

Menurut pengakuan saksi mata, pada saat-saat terakhir, anak remaja itu memohon kepada polisi agar tidak menembaknya.

Keluarga Santos yang hadir di persidangan langsung menangis di ruang sidang setelah tiga polisi itu dinyatakan bersalah.

"Saya sangat bahagia karena ini membuktikan bahwa putra saya tidak bersalah dan tidak terlibat narkoba," kata Lorenza, ibunda Delos Santos, kepada wartawan, dilansir AFP.

Kasus tersebut menjadi yang pertama menghukum petugas polisi dalam kaitannya dengan kampanye perang melawan narkoba, yang diluncurkan Presiden Rodrigo Duterte sejak 2016.

Halaman
12
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved