Risihnya Membeli Kondom di Indonesia Hingga Gagalnya ATM Kondom BKKBN

Rasa risih dan malu sewaktu membeli kondom, menurut Kepala BKKBN Jawa Barat, Teguh Santosa, disebabkan masih kuatnya stigma pada alat proteksi ini.

Risihnya Membeli Kondom di Indonesia Hingga Gagalnya ATM Kondom BKKBN
Kompas.com/Iwan Bahagia
Seorang personel Satpol PP WH dan Linmas Aceh Tengah sedang memperlihatkan sejumlah temuan alat kontrasepsi dan alat yang berhubungan dengan hubungan seksual yang dijual bebas di minimarket Indomaret Takengon, Aceh Tengah, Aceh, Rabu (3/8/2016). 

TRIBUN-MEDAN.com-Stigma negatif yang melekat dengan alat proteksi dan kontrasepsi yang sering kita sebut Kondom masih tinggi di Indonesia, padahal tidak bisa dipungkiri bahwa penggunaan kondom bisa mengurangi resiko penyakit menular.

Para warga pun masih kerap malu dan risih membeli kondom karena stigma ini.

"Kondom itu terkait dengan seks bebas, HIV/AIDS, perzinaan, dan stigma negatif lainnya di masyarakat, padahal sebetulnya tak begitu," ungkap Iman kepada wartawan di Bandung Julia Alazka yang melaporkan untuk BBC News Indonesia.

Hal itu membuat bapak dua ini sering kali harus menunggu toko sepi terlebih dahulu untuk membeli kondom, mengatakan "Kalau ramai, suka tak jadi atau cari toko lain, atau lain waktu."

Dia pun lebih memilih untuk membeli kondom di apotek karena merasa kasirnya lebih "paham", menambahkan bahwa ia "Suka merasa akan dianggap akan melakukan perzinaan, kalau beli di minimarket. Padahal mungkin itu cuma perasaan saya saja."

Iman bukanlah satu-satunya pria yang merasa risih saat membeli kondom. Hal serupa juga dirasakan Amahl S, Azwar, penulis blogger yang banyak menulis tentang HIV.

Namun menurut Amahl yang kini menetap di Thailand, situasi ini tidak terjadi di negara lain.

"Kalau di Shanghai, Cina, atau Chiang Mai, Thailand, yang jelas kalau mau beli kondom tidak merasa dipandangi," ujar Amahl.

Rasa risih dan malu sewaktu membeli kondom, menurut Kepala BKKBN Jawa Barat, Teguh Santosa, disebabkan masih kuatnya stigma pada alat proteksi ini.

Stigma itu juga yang menyebabkan minimnya angka pengguna kondom di Jawa Barat.

Halaman
1234
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: bbc
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved