KPU RI Diminta Tegas, Jangan Biarkan Ada Anggota DPD Pengurus Partai

Pakar Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti menegaskan bahwa pengurus partai politik tidak boleh ada di Dewan Perwakilan Daerah (DPD)

KPU RI Diminta Tegas, Jangan Biarkan Ada Anggota DPD Pengurus Partai
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang dan Sekjen Hery Lontung di Jakarta, Selasa (16/1/2018). 

JAKARTA,TRIBUN-Pakar Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti menegaskan bahwa pengurus partai politik tidak boleh ada di Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Maka dari itu, Bivitri selaku perwakilan Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN), meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tegas, dalam melaksanakan aturan soal syarat pencalonan anggota DPD. 

"Kami ingin memberikan masukan pada KPU, supaya mengambil sikap tegas tentang putusan Mahkamah Konstusi tentang tidak boleh adanya pengurus partai politik dalam DPD," kata Bivitri di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (30/11/2018).

Ia mengatakan, aturan MK Nomor 30/PUU-XVI/2018 jelas menyebutkan larangan anggota partai politik rangkap jabatan sebagai anggota DPD.

Baca: Beginilah Aksi Prabowo Saat Bergoyang Diiringi Lagu Lagi Syantik Usai Mendaftar di KPU RI

"Kami merasa perlu menunjukan dukungan bagi KPU untuk memutuskan yang terbaik bagi bangsa ini, yang terbaik menurut kami adalah menjalakan putusan MK," sambungnya.

Bivitri mengatakan, seharusnya DPD bukan diisi oleh pemimpin partai.

Jika hal itu dibiarkan, dikhawatirkan dapat merusak ketatanegaraan.

Adanya polemik pencalonan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai anggota DPD, kata Bivitri, mencerminkan ambisi yang berpotensi mengacaukan sistem ketatanegaraan.

Sebelumnya, KPU mencoret OSO sebagai calon anggota DPD lantaran tidak menyerahkan surat pengunduran diri dari partai politik.

Baca: Ridlwan Habib Bongkar Sosok di Balik Reuni Akbar 212 yang Menjelaskan Arah Politik Aksi Ini

OSO dianggap masih tercatat sebagai anggota partai politik.

Halaman
12
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved