Tak Terlibat Tindak Pidana Pidana, Brimob Gadungan Dipulangkan

Brimob gadungan yang tinggal di Jalan Bromo Gang Sosial itu tetap dikenakan wajib lapor selama sebulan ini.

Tak Terlibat Tindak Pidana Pidana, Brimob Gadungan Dipulangkan
Tribun Medan
Jacky Zhakaria Kinantan (16), brimob gadungan yang diamankan Polsek Medan Area, Jumat (30/11/2018). (TRIBUN MEDAN / DOHU LASE) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dohu Lase

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Perwira Brimob gadungan yang diamankan Polsek Medan Area beberapa hari lalu, Jacky Zakharia Kinantan (16) alias AKP Ardo Zakharia Sinaga, telah dipulangkan.

Hal itu dibenarkan Wakapolsek Medan Area AKP Feriawan.

"Setelah kita teliti selama 1×24 jam, ternyata tidak ada laporan tindak pidana yang melibatkan dirinya. Unsur pidana dari perbuatannya juga tidak ada, sehingga kita pulangkan," ujar Feri, Minggu (2/12/2018) sore.

Kendati dipulangkan, Brimob gadungan yang tinggal di Jalan Bromo Gang Sosial itu tetap dikenakan wajib lapor selama sebulan ini.

"Setelah buat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya, dia kita pulangkan dengan syarat wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis," pungkas Feri.

Diberitakan sebelumnya, personel Polsek Medan Area mengamankan seorang anggota Brimob gadungan berpangkat AKP di sekitar Thamrin Plaza, Jalan Thamrin, Kelurahan Sei Rengas II, Kecamatan Medan Area, Jumat (30/11/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.

Brimob gadungan ini mengaku bernama Jacky Zhakaria Kinantan (16). Nama samarannya, Ardo Zakharia Sinaga. Jack ditangkap saat berbincang-bincang dengan personel Bhabinkamtibmas setempat.

Anggota Unit Intel Polsek Medan Area, yang juga sedang melakukan pengamanan di lokasi itu, melihat dan curiga, sehingga ia diamankan dan diboyong ke Mapolsek Medan Area.

Kepada Tribun Medan, Jack mengaku awalnya nekat menyamar sebagai anggota Brimob lantaran pernah dihajar preman.

"Aku pernah dihajar di daerah KIM (Kawasan Industri Medan) bang. Duit perusahaan yang waktu itu kukantongi dirampok. Maka itu aku menyamar jadi anggota Brimob, mau jumpai orang yang menghajar aku itu," ujar Jack.

Penyamarannya ternyata ampuh. Orang-orang yang pernah menghajarnya menjadi segan kepadanya. Setiap kali ia melintas di daerah KIM, para preman yang pernah menghajarnya lari tunggang-langgang.

Hal itu membuatnya ketagihan. Ia memanfaatkan penyamarannya itu untuk mengutip sumbangan.

"Aku enggak menipu bang, apa lagi memeras. Aku cuma sebarkan proposal saja. Itu pun proposal kegiatan kelenteng," kilah pemuda yang sudah menikah dengan Boru Sinambela ini.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved