Mengalami Luka di Paha, Begini Penjelasan Grace Korban Longsor yang Selamat

Pada peristiwa tersebut sebanyak tujuh orang tewas dan sembilan orang dikabarkan mengalami luka-luka.

Mengalami Luka di Paha, Begini Penjelasan Grace Korban Longsor yang Selamat
TRIBUN MEDAN/M FADLI TARADIFA
Grace korban longsor pemandian air panas Daur Paris saat didampingi orang tuanya Toni Hutahuruk (51) dirawat di RS Royal Prima, Medan,Senin (3/12/2018). 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Belasan Mahasiswa Universitas Prima menjadi korban longsor di kawasan pemandian air panas di Desa Doulu, Berastagi, Kabupaten Karo, Minggu (2/12/2018), lalu.

Kejadian ini, tepatnya berada di pemandian air panas Daur Paris, dan diperkirakan terjadi sekira pukul 06.00 WIB.

Pada peristiwa tersebut sebanyak tujuh orang tewas dan sembilan orang dikabarkan mengalami luka-luka.

Namun, dua mahasiswa universitas Prima yang menjadi korban longsor dirujuk ke RS Royal Prima Jalan Ayahanda, Senin (3/12/2018).

Adapun kedua mahasiswa tersebut bernama Grace (20) dan Novita Sari Guru Singa (19), menjalani perawatan insentif di kamar 516 lantai lima RS Royal Prima.

Didampingi masing-masing pihak keluarga, keduanya terbujur lemas di atas tempat tidurnya.

Seperti Grace yang mengalami luka di bagian tulang paha sebelah kanan. Wanita berkulit kuning Langsat ini menceritakan kronologis kejadian yang dialaminya.

"Saat kejadian posisi saya sedang tidur. Tiba-tiba terbangun dikarenakan suara gemuruh yang cukup jelas terdengar. Namun tiba-tiba bangunan runtuh. Disertai tanah yang menimpah tubuh saya," ujarnya dengan suara yang lembut saat ditemui Tribun Medan.

Meski tangan masih diinpus, wanita berkulit kuning Langsat ini kembali menceritakan dirinya hingga masih bertahan di reruntuhan bangunan yang bercampur tanah.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved