Peminat Lelang Jabatan Eselon II Pemkab Deliserdang Masih Sepi

Baru dua orang memang yang mendaftar sampai sore hari. Ya kita lihatlah seminggu ini karenakan masih ada batas waktu seminggu lagi

Peminat Lelang Jabatan Eselon II Pemkab Deliserdang Masih Sepi
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Pemkab Deliserdang dan Panitia Seleksi Lelang menggelar jumpa pers terkait dibukanya lelang jabatan oleh Bupati Ashari, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM- Hingga saat ini pendaftar lelang jabatan di lingkungan Pemkab Deliserdang masih sepi peminat.

Padahal sudah sudah satu Minggu lamanya pendaftaran lelang dibuka oleh Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan.

Ada enam jabatan yang saat ini dilelang yakni jabatan Kadis Pendidikan, Kadis Kesehatan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Kadis Sosial, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu dan Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik.

Sekretaris Sekretariat Pengadaan Lelang Pemkab Deliserdang, M Yusuf menjelaskan hingga Senin, (3/12) sore baru ada dua orang pejabat yang mendaftar.

Keduanya itu yakni Camat Percut Seituan, Timur Tumanggor dan Camat Sunggal, Hendra Wijaya. Pendaftaran lelang jabatan ini disebut akan berakhir hingga 10 Desember mendatang.

"Ya baru dua orang memang yang mendaftar sampai sore hari. Ya kita lihatlah seminggu ini karenakan masih ada batas waktu seminggu lagi untuk pendaftar. Kalau Timur daftarnya hari Jumat lalu dan Hendra Wijaya baru hari ini mendaftar,"ujar M Yusuf.

Ia berkeyakinan kalau seiring waktu jumlah pelamar akan bertambah nantinya hal ini sesuai dengan pengalaman sebelumnya dikala dibuka pendaftaran lelang.

Selain itu berdasarkan informasi yang ia dapat saat ini juga sudah ada beberapa pejabat yang mendatangi kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Deliserdang untuk mendapatkan hasil pemeriksaan urine sebagai salah satu persyaratan.

Ia menyebut sesuai ketentuan syarat minimal setiap formasi jabatan harus didaftari oleh empat pelamar.

"Ya kalau jumlah pelamar untuk formasi ada yang kurang dari empat pendaftaran ya terpaksa dilakukan perpanjangan waktu untuk formasi itu. Waktunya seminggulah ditambah. Kita lihat sajalah beberapa hari ini seperti apa. Kalau pemeriksaan urine harus dari BNN tidak boleh dari yang lain. Makanya saya bilang akan bertambah pendaftar karena sudah banyak juga di BNN," kata Yusuf.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved