Sang CEO Keranjingan Judi hingga Kalah Triliunan Rupiah, Perusahaannya Nyaris Bangkrut

Jumlah tunggakan ini kian membengkak setelah Lirong dikabarkan kehilangan duit senilai 10 miliar yuan atau lebih dari Rp 20 triliun di meja judi.

Sang CEO Keranjingan Judi hingga Kalah Triliunan Rupiah, Perusahaannya Nyaris Bangkrut
GSM DOME
CEO GIONEE Liu Lirong 

TRIBUN-MEDAN.com - Vendor ponsel asal China, Gionee terancam bangkrut.

Hal ini terjadi lantaran perusahaan terlilit utang dalam jumlah yang besar, ditambah sang CEO, Liu Lirong kalah dalam berjudi dengan menggunakan uang yang disinyalir milik perusahaan.

Berdasarkan laporan, Gionee memliki total utang sekitar 2,45 miliar dollar AS.

Utang tersebut mencakup tunggakan pembayaran pada institusi finansial, pemasok komponen pembuat ponsel (supplier), hingga agensi iklan.

Jumlah tunggakan ini kian membengkak setelah Lirong dikabarkan kehilangan duit senilai 10 miliar yuan atau lebih dari Rp 20 triliun di meja judi.

Namun, belakangan Lirong membantah telah kehilangan uang dalam jumlah tersebut dan mengatakan "hanya" sekitar 1 miliar yuan (Rp 2 triliun) saja yang ludes karena berjudi.

Lirong pun mengelak ketika dituding menyalahgunakan dana perusahaan untuk perjudian.

Dalihnya, ia mengatakan sekadar "meminjam" sebagian kecil dana yang ada di perusahaan.

Satu fasilitas perakitan prosuden smartphone Gionee
Satu fasilitas perakitan prosuden smartphone Gionee (gionee)

Meski begitu, sang CEO mengaku memang keranjingan berjudi.

Sekitar 20 supplier yang menahan pasokan komponen mereka dilaporkan mengajukan permohonan restrukturisasi dan kebangkrutan atas Gionee ke pengadilan di wilayah Shenzhen pada November lalu.

Halaman
12
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved