Liga 1

Hadapi PSMS Medan, Pelatih Skuat The Army Nil Maizar Sebut Laga Hidup Mati

Ex Pelatih Timnas Indonesia ini membeberkan penyebab sulitnya Radanfah dkk keluar dari zona degradasi juga adalah andil dirinya.

Hadapi PSMS Medan, Pelatih Skuat The Army Nil Maizar Sebut Laga Hidup Mati
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Pelatih Skuat berjuluk The Army, Nil Maizar saat konfrensi pers di Mess Kebun Bunga, Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PS Tira akan menghadapi PSMS Medan pada laga tunda yang akan berlangsung, Rabu (4/12/2018) di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.

Pelatih Skuat berjuluk The Army, Nil Maizar menyebut laga ini sebagai penentu nasib akhir dari skuat asuhannya.

"Kalau kita tidak menang besok, brarti sudah dipastikan 50 persen kita sudah susah lolos dari zona degradasi. Tapi bila menang besok, kita ada peluang untuk keluar dari zona degradasi. Pertandingan sangat luar biasa, pertandingan sangat penting buar kedua tim. Mudah-mudahan tekat anak-anak untuk besok mencapai keinginann. Kalah 1-0 di kandang menyakitkan," ungkapnya.

Ex Pelatih Timnas Indonesia ini membeberkan penyebab sulitnya Radanfah dkk keluar dari zona degradasi juga adalah andil dirinya.

"Pertanyaan yang sulit, karena memang bagaimana pun saya terlibat untuk PS Tira tidak bisa beranjak dari zona degradasi. Tapi evaluasi saya sebagai pelatih tidak ada yang perlu kita sesalkan. Karena seluruh proses di kehidupan persepakbolaan itu kita jalani. ini yang harus kita terima dan kita harus menerimanya," jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa saat dirinya datang di paruh musim, Nil masih optimis bisa membawa tim merangkak naik dari papan bawah.

"Saya yakin dengan tim ini sebenarnya di awal. Cuma memang perjalanan dari pertandingan-pertandingan itu flukturasinya beda ada menang dan kalah. Tapi kalau melihat di putaran kedua saya masuk, saya tidak terlalu jelek sekali karena di kandang kita menang, diluar kandang kita banyak seri," jelasnya.

Ia membeberkan statistik tim saat ditangannya cukup baik, namun memang hal tersebut tak cukup banyak membantu.

"Artinya secara statistik bagus, cuma dinkandang memang 2 dari kekalahan itu sangat menyakitkan kemarin. Dengan kekalahan yang jarak nya sangat tipis itu pengaruhnya sangat luar biasa. Memang takdir saya di situ, saya tidak bisa ngapa-ngapai ketika pak audi meminta saya untuk menggantikan. Saya lihat di potensi yang ada ya saya ikut," tuturnya.

Meski demikian, Nil masih optimis bisa membawa PS Tira bisa meraih poin penuh. Skuat yang ada telah siap untuk bertempur.

"Semua tinggal perang aja, kalau yakin ya saya yakin. Kalau saya tidak yakin kita tidak disini tapi apakah supporter mempengaruhi ya pasti ada. Cuma kan nanti bagaimana sepakbola kedepannya tanpa supporter. Karena kalau sepakbola itu, kita sebagai pemain kan kita menjual diri menjual ke supporter," tutupnya.

(cr10/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved