Pukul Pacar karena Tak Terima Diputusi, Ragil Dipukuli Balik oleh Warga yang Menonton

Pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai tukang cuci mobil ini diarak menuju Mapolsek Medan Area.

Pukul Pacar karena Tak Terima Diputusi, Ragil Dipukuli Balik oleh Warga yang Menonton
TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
Ragil, pelaku penganiayaan pacar, saat di Mapolsek Medan Area, Selasa (4/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dohu Lase

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Ragil, pemuda warga Tembung, Percut Sei Tuan, tega menganiaya pacarnya di atas sepeda motor yang sedang melaju, lantaran tak terima diputusi.

Sejumlah warga yang menyaksikan marah dan menghajar Ragil.

Usai dihajar, pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai tukang cuci mobil ini diarak menuju Mapolsek Medan Area.

"Pelaku mengaku tega menganiaya pacarnya karena sakit hati diputusi," ujar Kapolsek Medan Area Kompol Kristian Sianturi, Selasa (4/12/2018).

Kristian menuturkan, penganiayaan berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB, Senin (3/12/2018). Saat itu, Ragil dan pacarnya, Rizky Muthia Lubis, bertemu di kawasan Jalan Pasar V, Kecamatan Medan Denai.

Sebelum itu, Ragil dan Rizky sudah terlibat cekcok mulut lewat telepon. Mereka bertemu saat itu sebab Ragil meminta Rizky datang untuk mengembalikan barang-barang pemberiannya, berupa helm dan powerbank.

Setelah bertemu dan serah terima barang-barang tersebut, Ragil kemudian mendesak Rizky, yang kala itu datang ke lokasi tersebut bersama adiknya menggunakan sepeda motor matik, untuk mengantarnya ke tempat kerjanya.

Tak mau ribut berkepanjangan, Rizky pun mengiyakan. Dengan berbonceng tiga, Ragil, Rizky, dan adik Rizky kemudian berjalan menuju Tembung, tempat kerja Ragil.

Di atas sepeda motor yang sedang melaju, Ragil memukul kepala Rizky. Karena kesakitan, Rizky pun berteriak. Warga sekitar yang menyaksikan pun berbondong-bondong menghampiri dan menghajar Ragil.

Tak puas hanya menghajar, warga pun menggeledah tubuh Ragil. Alhasil, ditemukan belati dan tali nilon. Warga pun kemudian mengarak Ragil ke kantor polisi.

"Karena ditemukan pisau dan tali, warga curiga, sehingga membawa pelaku ke sini," ujar Kristian.

Kristian menambahkan, pihaknya sudah mengarahkan korban penganiayaan untuk mengambil visum serta membuat laporan. Sementara, pelaku hingga kini masih diamankan di Mapolsek Medan Area guna pemeriksaan.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved