Advertorial

Yayasan Djalaluddin Pane Foundation Adakan Syariah Financing Talk 2018

Untuk menjalin sinergitas antara pendidikan dan perkembangan ekonomi syariah, Djalaluddin Pane Foundation (DPF)

Yayasan Djalaluddin Pane Foundation Adakan Syariah Financing Talk 2018
TRIBUN MEDAN/HO
Djalaluddin Pane Foundation (DPF) mengadakan kegiatan bertajuk Syariah Financing Talk 2018, di Ballroom Muamalat Tower Jakarta, Sabtu (1/12/2018). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Untuk menjalin sinergitas antara pendidikan dan perkembangan ekonomi syariah, Djalaluddin Pane Foundation (DPF) mengadakan kegiatan bertajuk Syariah Financing Talk 2018, di Ballroom Muamalat Tower Jakarta, Sabtu (1/12/2018).

Kegiatan ini digagas oleh Komunitas Pengusaha Muslim Trisakti (KMPT). Bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai keuangan syariah dan kesadaran berhijrah untuk memajukan ekonomi syariah.

Djalaluddin Pane Foundation (DPF) sebagai salah satu yayasan wakaf yang ada di Jakarta turut berpatisipasi memeriahkan kegiatan KMPT tersebut.

Djalaluddin Pane Foundation (DPF) mengadakan kegiatan bertajuk Syariah Financing Talk 2018, di Ballroom Muamalat Tower Jakarta, Sabtu (1/12/2018).

Sejak awal didirikan, pada 26 Juli 2010, DPF telah melakukan langkah-langkah yang konsisten untuk mewujudkan Indonesia Terdidik Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Dengan tidak menutup mata terhadap dinamika perkembangan TIK, guru saat sekarang dihadapkan pada tantangan lebih besar, untuk melahirkan generasi yang siap bersaing secara global.

Perkembangan teknologi yang kita lihat sekarang, telah mempengaruhi segala sendi aktivitas. Sehingga wajar dunia pendidikan harus ikut berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi.

Salah satu kendala yang dihadapi adalah tidak setiap guru di daerah memiliki kesempatan dan akses yang mudah untuk mempelajari bagaimana memanfaatkan TIK, secara efektif dan kreatif dalam pembelajaran.

ss
Pembina DPF, Debby Fientya L. Pane

Pembina DPF sekaligus alumni Universitas Trisakti, Debby Fientya L. Pane mengatakan DPF hadir untuk menyadarkan bahwa kesamaan hak atas pendidikan adalah hal yang patut diperjuangkan.

"DPF hadir bersama dengan dukungan masyarakat luas berusaha agar guru-guru di daerah juga dapat mengaplikasikan TIK sebaik dan sekreatif mungkin," ujar Debby.

Lebih lanjut, Debby menjelaskan bahwa program unggulan dari DPF yang bernama Teacher Competency Development Program (TCDP).

Pada tahun 2018, selama kurang lebih tiga bulan, program support dari DPF telah memberi pelatihan di lima sekolah berbeda di Labuhanbatu Selatan. Lima sekolah tersebut di antaranya SMK Pembangunan Silangkitang, SMK Mandiri Al-Wasliyah, Pesantren Tarbiyah Islamiyah, Pesantren Irsyadul Islamiyah, dan SMP Siti Banun.

"TIK akan terus memotivasi belajar, kreatifitas, dan menggali ide-ide pembaharuan, agar selalu tumbuh bagi generasi di masa depan," pungkas Debby.

Untuk diketahui, Djalaluddin Pane Foundation (DPF) konsen untuk memperkenalkan profil yayasan, dan hadir untuk memberikan solusi dalam meningkatkan kompetensi guru di daerah.

DPF sendiri merupakan yayasan nirlaba yang ditempa untuk melahirkan program berkualitas dan mampu memberikan pengaruh yang positif terhadap dunia pendidikan. (*)

Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved