Ketua Komisi B DPRD Medan Sebut Banyak Klinik dan Rumah Bersalin di Medan Utara Tak Miliki Izin

Seharusnya hal tersebut tidak boleh terjadi, sebab tenaga kesehatan memiliki standar pelayanan tersendiri.

Ketua Komisi B DPRD Medan Sebut Banyak Klinik dan Rumah Bersalin di Medan Utara Tak Miliki Izin
Tribun Medan/Liska Rahayu
Komisi B DPRD Medan menggelar rapat bersama Dinas Kesehatan di kantor Dinas Kesehatan, Jalan Rotan Baru, Petisah Tengah, Medan Petisah, Selasa (4/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Liska Rahayu

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Komisi B HT Bahrumsyah mengatakan, berdasarkan fakta di lapangan, saat ini banyak klinik-klinik dan praktik kesehatan seperti bidan, dokter dan lainnya yang menyalahi izin. Dikatakannya, kasus ini banyak dijumpai di Medan bagian Utara.

"Ada (klinik dengan izin bermasalah). Boleh dicek datanya. Sekarang hampir di setiap jalan itu kan ada rumah-rumah bersalin, klinik bersalin. Dan ternyata dia tidak punya plang," katanya saat dihubungi, Rabu (5/12/2018).

Seharusnya hal tersebut tidak boleh terjadi, sebab tenaga kesehatan memiliki standar pelayanan tersendiri. Ia pun mengungkapkan, hal tersebut banyak ditemui di daerah pinggiran, khususnya di Medan bagian Utara.

"Di daerah pinggiran itu banyak ditemukan. Saya banyak menemukan di Medan Utara yang tidak punya izin. Bahkan izinnya sudah kedaluwarsa," ujarnya.

Dijelaskannya, menurut fakta di lapangan, klinik-klinik tersebut mengantongi izin dari Dinas Kesehatan Kota Medan yang matinya pada tahun 2018 atau 2017. Sementara Dinkes tidak memberikan izin, namun Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang mengeluarkan izin.

Gading tak Hadiri Sidang, Chris Salam sampaikan Pesan pada Gisel: Oke Lu Mau Cerai, Gua Kasih

Beda Usia hingga 15 Tahun, Lihat Potret Pernikahan Mantan Suami Ely Sugigi dengan Istri Barunya

Dari sini terjadi polemik, karena menurut Bahrumsyah, Dinas Penanaman Modal dan PTSP tentunya tidak memiliki pemahaman mendalam terkait standardisasi pelayanan kesehatan.

"Ini kan jadi rancu. Artinya orang PTSP juga tidak mengawasi, enggak tahu mereka. Terus izin ini juga, ini kan pelayanan kesehatan, sementara orang PTSP tidak punya pemahaman tentang ini. Dia hanya izin prosedural saja," katanya.

Mukjizat, Jimmi Aritonang Karyawan Istaka Karya Selamat dari Berondongan Peluru KKB

Debat Alot Fadli Zon dengan Irma Suryani, Aa Gym Berdiri: Malu, Malu, Malu

Sekretaris Dinas Kesehatan Irma Suryani mengatakan, saat ini ada kurang lebih 300 klinik kesehatan di Kota Medan dan semuanya memiliki izin. Untuk penindakan klinik tak berizin, ia mengatakan hal tersebut merupakan wewenang Satpol PP. 

Pria Tua Terjatuh ke Kolam Berisi Puluhan Buaya yang Lapar saat Hendak Beri Makanan

Peter Butler Bangga Latih PSMS, Mampu Arungi Kerasnya Liga 1 dengan Materi Pemain Seadanya

Sekjen Kemendag Pantau Stok Sembako di Pusat Pasar, Puji Kestabilan Harga di Medan

"Kalau klinik itu ada sekitar 300-an dan semua berizin. Klinik itu mencakup semua. Kita tidak ada lagi namanya Balai Pengobatan, yang ada klinik utama atau klinik Pratama," ujarnya.

(Cr5/tribun-medan.com)

Penulis: Liska Rahayu
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved