Menghemat Kertas, SMK TIK Darussalam Terapkan Ujian Sekolah Berbasis Komputer

Dalam penerapan dengan melibatkan siswa ujian sekolah berbasis komputer (USBK) pihak sekolah juga melibatkan siswa mempersiapkan sarana.

Menghemat Kertas, SMK TIK Darussalam Terapkan Ujian Sekolah Berbasis Komputer
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Siswa-siswi SMK TIK Darussalam saat mengikuti pembelajaran praktik. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - SMK TIK Darussalam saat ini sudah menerapkan sistem ujian sekolah berbasis komputer (USBK) selama dua tahun terakhir yakni sejak tahun 2017.

Dalam penerapan dengan melibatkan siswa ujian sekolah berbasis komputer (USBK) pihak sekolah juga melibatkan siswa untuk mempersiapkan sarana seperti komputer.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala SMK TIK Darussalam Eva Mugdhiyana kepada Tribun Medan.

"Tahun lalu sudah kita laksanakan, cuma masih uji coba waktu itu. Tahun 2018 ini kita coba buat kembali dan siswa diperbantukan dalam mempersiapkan segala sarana dan prasarana maupun instalasi laptop," ujarnya Rabu (5/12/2018).

Eva menjelaskan, untuk setiap kegiatan yang berhubungan dengan komputer, pihak sekolah akan melibatkan dan memberdayakan para siswa dalam penyiapan sarana dan prasarana sehingga bisa mengaplikasikan ilmunya.

Sementara itu untuk soal-soal ujian USBK tersebut, kata Eva, dibuat oleh guru masing-masing mata pelajaran. Gurunya, kata Eva akan menguplad soal-soal ke dalam database untuk jadi bahan ujian siswa.

"Jadi kamibsudah buat pelatihan sebelumnya bagi para guru cara input soal, kemudian ketika ujian soal akan dirandom.oleh software. Jadi walaupun duduknya dekat-dekatan, siswa tidak bisa saling lihat karena sudah pasti beda," terangnya.

Lebih lanjut, Eva mengatakan manfaat  dari penggunaan software untuk USBK tersebut maka dapat meminimalisir penggunaan kertas yang terbuang dan efisiensi.

"Ini salah satu usaha kita untuk go green juga. Karena kalau sudah ujian kertas ini luar biasa banyak. Jika ada 10 mata pelajaran dengan ratusan siswa bisa dibayangkan betapa kertas, belum lagi satu mata pelajaran ada yang lebih dari satu halaman," jelasnya.

Lebih lanjut, Eva juga mengatakan bahwa alasan pihaknya menerapkan penggunaan software IT untuk USBK dikarenakan juga mengikuti perkembangan jaman dan teknologi.

Untuk fasilitas, sambung Eva sekolah yang dipimpinnya itu sudah memiliki cukup fasilitas yang baik dan memadai.

Selain lab masing-masing jurusan, ada juga lab produksi bagi siswa untuk melakukan produksi suatu barang seperti membuat desain gelas, desain sablon baju dan PIN. Jadi lab tersebut sangat berguna setelah siswa belajar secara teori maka akan dapat langsung mempraktikannya.

"Kita sekarang ada tiga program di SMK TIK Darussalam yakni Teknik Komputer Jaringan (TKJ), multimedia, dan Otomatisasi tata kelola perkantoran. Ada masing-masing laboratoriumnya. Untuk lab perkantoran ada yang kita seting seperti kantor mini, ada meja direkturnya meja pegawainya, dll. Dan di lab produksi siswa bidang multimedia bisa praktik membuat dan langsung menghasilkan produk ," tutupnya.

(cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved