Oknum Kepala Desa di Tobasa Diduga Curi Tiang Telepon

AKP Nelson Sipahutar mengatakan bahwa BS telah mengembalikan 5 dari 7 batang tiang telepon yang dia ambil.

Oknum Kepala Desa di Tobasa Diduga Curi Tiang Telepon
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Tiang listrik yang diduga dicuri Kades 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjina Bakkara

TRIBUN-MEDAN.COM, TOBASA - Oknum Kepala Desa berinisial BS dilaporkan ke polisi oleh Indris Silaban, pegawai BUMN di Telkom Cabang Porsea pada tanggal 15 November ke Polres Toba Samosir.

BS diduga mencuri 7 batang tiang telepon di sekitaran jalan Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba Samosir pada tanggal 6 dan 7 November lalu.

Kepala Satuan Reskrim Polres Tobasa, AKP Nelson Sipahutar mengatakan bahwa BS telah mengembalikan 5 dari 7 batang tiang telepon yang dia ambil, sementara 2 tiang lagi hingga saat ini belum diketahui dimana keberadaannya.

"Laporan itu benar ada. Sedang kita lakukan penyelidikan dan kita sudah memeriksa 3 saksi untuk kasus ini. Namun dari pengakuan pihak Telkom selaku pelapor, BS sudah mengembalikan 5 batang tiang," ujar Nelson, Rabu (5/12/2018).

Saat dikonfirmasi kepada Idris Silaban selaku pelapor, ia seakan melembek atas laporannya itu. Ada dugaan bahwa Idris yang mewakili pihak telkom telah bermain mata dengan BS, sebab Indris mengaku telah menyampaikan surat pencabutan laporan karena telah berdamai dengan BS, meski 2 batang tiang telepon tersebut belum dikembalikan oleh BS.

"Saya tidak ada menerima sepeser pun dari BS, dia sudah mengembalikan tiang telepon itu. Dan dia hanya mengamankan, bukan mencuri," kata Indris.

Saat disinggung soal 2 batang tiang telepon yang belum dikembalikan, Idris berdalih bahwa BS menyimpannya di samping rumah BS.

"Yang dua lagi disimpannya (BS) disamping rumahnya. Akan dikembalikan dalam waktu dekat ini," ujar Indris.

Sementara dari keterangan Kepala Satuan Reskrim Polres Tobasa, Idris Silaban telah menyampaikan surat permohonan pencabutan laporan kepada kepenyidik.

"Kita sudah menerima surat pencabutan laporan dari pelapor. Dan sampai detik ini, BS yang merupakan seorang Kepala Desa di Kecamatan Silaen masih berstatus terlapor," ujar Kasat Reskrim Polres Tobasa.

Sementara menurut keterangan seorang warga yang meminta identitasnya dilindungi mengatakan, saat ini dua batang tiang telepon itu telah dijadikan tiang listrik, dan cat nya dirubah menjadi warna orange.

(Jun/Tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved