Foto-foto Truk Tangki Pertamina Bermuatan 15 Ton Elpiji Terguling, Sudah Ditahan Polres Langkat

Ipda Master Purba mengatakan bahwa pihaknya sudah mengamankan lokasi dan truk ke Mapolres Langkat.

Foto-foto Truk Tangki Pertamina Bermuatan 15 Ton Elpiji Terguling, Sudah Ditahan Polres Langkat
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Truk Tangki Elpiji Pertamina BK 8117 VV bermuatan 15 Ton terguling di jalur Medan Aceh. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, STABAT - Truk Tangki Elpiji Pertamina BK 8117 VV bermuatan 15 Ton terguling di jalur Medan-Aceh.

Truk Pertamina ini diamankan dan ditahan oleh Polres Langkat pascaterguling hingga melintang di jalan setelah menabrak median jalan Zainul Arifin, di Kilometer 36 Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (6/12/2018).

Kasat Lantas Polres Langkat, AKP Rikki diwawancarai tidak mau memberikan keterangan resmi secara langsung. Dia mengarahkan agar tribun-medan.com meminta keterangan ke Kanit Lantas, Ipda Master Purba.

Sekitar pukul 16.10 WIB, Ipda Master Purba mengatakan bahwa pihaknya sudah mengamankan lokasi dan truk ke Mapolres Langkat. Dua orang, supir I dan supir II telah dimintai keterangan.

"Truknya kami amankan. Dua orang Fikram (Supir I) dan Siregar (Supir II) sudah kami periksa untuk keterangan. Kejadiannya karena human error, supir mengantuk sampai menabrak median jalan. Sudah diamankan, truknya juga," jelas Ipda Master Purba.

Truk Tangki Elpiji Pertamina BK 8117 VV bermuatan 15 Ton terguling di jalur Medan Aceh.
Truk Tangki Elpiji Pertamina BK 8117 VV bermuatan 15 Ton terguling di jalur Medan Aceh. (TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN)

Lanjut dijelaskannya, supir berangkat dari Pangkalan Brandan sekitar pukul 02.00 dini hari. Setiba di lokasi kejadian, supir mengantuk, menabrak median jalan pukul 04.00 pagi. Arus lalu lintas sejauh ini sudah kembali lancar.

Mobil berisi elpiji 15 ton yang diamankan akan diambil alih isinya oleh pihak Pertamina. Namun, mobil truk yang terlibat laka tunggal tetap akan dilakukan penahanan.

"Sudah datang orang Pertaminanya, mereka mau passing muatannya, mobil yang terguling tetap akan kami tahan," kata Ipda Master Purba.

Diketahui truk mengalami kecelakaan tunggal hingga menyebabkan dampak arus lalu lintas. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Median jalan yang terbuat dari batu hancur akibat ditabrak truk ini. Begitu juga beberapa pohon yang tumbuh di median jalan tumbang.

Truk Tangki Elpiji Pertamina BK 8117 VV bermuatan 15 Ton terguling di jalur Medan-Aceh. Truk Pertamina ini terguling hingga melintang di jalan setelah menabrak median jalan Zainul Arifin, di Kilometer 36 Stabat, Kabupaten Langka, Kamis (6/12/2018).
Truk Tangki Elpiji Pertamina BK 8117 VV bermuatan 15 Ton terguling di jalur Medan-Aceh. Truk Pertamina ini terguling hingga melintang di jalan setelah menabrak median jalan Zainul Arifin, di Kilometer 36 Stabat, Kabupaten Langka, Kamis (6/12/2018). (TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN)

Diketahui truk muatan 15 ton pabrikan Hino, yang telah terguling hingga melintang mengalami pecah kaca depan. Kecelakaan berawal saat truk melaju dari arah Aceh (Pangkalan Brandan) menuju arah Medan. Dugaan sementara akibat kelalaian supir yang mengantuk.

"Truknya tadi datang dari Aceh, tiba-tiba terdengar suara, kami pikir ada apa. Rupanya mobil truk pertamina sudah melintang. Truknya nenabrak pembatas jalan itu," kata Putra.

Akibat kejadian truk beroda 14 terguling, arus lalu lintas ke arah Medan sempat terganggu. Petugas polisi yang turun ke lokasi terpaksa merekayasa dan menerapkan satu arus. Petugas juga sempat memasang police line di sekeliling truk demi antisipasi ledakan.

"Bagian depan truk rusak. Supir dan kernetnya selamat. Tidak ada luka-luka parah. Dugaannya mengantuk," kata Heri warga sekitar.

(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved