Geram Presiden Disebut Banci dan Pribumi Dibilang Melarat, Deddy Corbuzier: Anda Salah Gaul Bro!

“Belakangan ini heboh banget ketika presiden kita dikatain ‘banci’. Nah gue ini nggak ngerti," kata Deddy.

Geram Presiden Disebut Banci dan Pribumi Dibilang Melarat, Deddy Corbuzier: Anda Salah Gaul Bro!
Youtube.com/Deddy Corbuzier
Deddy Corbuzier 

Menurut Deddy Corbuzier, biasanya penonton bola lebih hebat dari pemain bolanya. Dan itulah yang sering sekali terjadi dalam mengkritisi kinerja pemerintah.

TRIBUN-MEDAN.com - Deddy Corbuzier menyampaikan pendapatnya terkait banyaknya informasi menjelekkan yang beredar. Termasuk di antaranya, pernyataan mengenai “Presiden Banci” dan “yang Kaya Cina doang sedang pribumi melarat”.

Pendapat tersebut disampaikannya melalui video yang diunggahnya pada saluran Youtube pribadinya.

Dalam video berdurasi 4 menit 34 detik, Deddy mengajak orang-orang untuk berpikir lagi apa yang sudah masyarakat lakukan bagi Indonesia. 

Youtuber berusia 41 tahun itu mengawali videonya dengan sebuah pernyataan bahwa dirinya bukanlah bertujuan untuk kampanye ataupun pendukung salah satu pihak.

“Okay pertama sebelum mulai gue mau ngasih tau kalau gue bukan orang Jokowi. Tidak kampanye buat Jokowi. Tidak juga terlalu peduli ketika Jokowi menang, kalah, ganti presiden, Prabowo presiden. I’m okay with that,” ucapnya.

Baca: Karni Ilyas Marah dan Tunjuk Boni Hargens: Ketika Anda Ngomong, Cicak pun Tidak Interupsi!

Baca: Egianus Kogoya Angkat Bicara, Baku Tembak 2 Jam TNI Polri Kuasai Puncak Kabo, Ditemukan 15 Jasad

Baca: Ini 4 Syarat Agar PSMS Medan Keluar dari Zona Degradasi

Dirinya mengaku jika diberikan kepercayaan sebagai seorang presiden, belum tentu bisa menjalankan tugas tersebut.

“Karena gua tau, gua belum bisa menangani tugas sebagai seorang presiden. Jadi kalau komplain, walaupun banyak yang bisa dikomplain tentang kinerjanya, tapi gue juga nggak akan komplain keras-keras banget. Karena gue yakin gue sendiri belum tentu bisa menjalani tugas seorang presiden.”

Dirinya lalu membuat sebuah perumpamaan, bak pemain bola dan penonton bola.

Menurut Deddy, biasanya penonton bola lebih hebat dari pemain bolanya. Dan itulah yang sering sekali terjadi dalam mengkritisi kinerja pemerintah.

Halaman
1234
Penulis: Sally Siahaan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved