Hubungan Lion Air dan Boeing Memanas, Rusdi Kirana Marah dan Bersiap Batalkan Pembelian 207 Pesawat

Rusdi tengah memeriksa ulang kemungkinan untuk membatalkan pesanan yang tersisa dari jet Boeing "untuk pengiriman berikutnya".

Hubungan Lion Air dan Boeing Memanas, Rusdi Kirana Marah dan Bersiap Batalkan Pembelian 207 Pesawat
Warta Kota
Pesawat Lion Air 

TRIBUN-MEDAN.com-PT Lion Mentari Airlines ( Lion Air) hingga tahun 2035 telah memesan 218 pesawat pabrikan Boeing yang akan dikirimkan dari Seattle, Amerika Serikat.

Adapun hingga tahun ini terhitung ada 11 pesawat jenis Boeing 737-MAX yang  masuk ke Indonesia, termasuk satu pesawat yang jatuh pada 29 Oktober lalu di perairan Tanjung Karawang.

Dikutip dari Reuters dan South China Morning Post, Rabu (5/12/2018), pendiri Lion Air Indonesia Rusdi Kirana diketahui marah.

Ia menganggap Boeing mengalihkan perhatian publik dengan menyalahkan sepenuhnya kepada Lion Air atas kecelakaan pesawat Boeing yang menewaskan 189 orang pada akhir Oktober lalu.

Padahal, Boeing diketahui melakukan beberapa perubahan pada desain pesawat.

Menurut sebuah sumber, Rusdi tengah memeriksa ulang kemungkinan untuk membatalkan pesanan yang tersisa dari jet Boeing "untuk pengiriman berikutnya".

Hal ini jadi sinyal, kemungkinan untuk membatalkan semua pesanan pesawat ke Boeing.

Dikutip dari Blomberg, pemilik Lion Air Group Rusdi Kirana disebut merasa dikhianati pihak Boeing. "Saya merasa dikhianati," ujarnya, Kamis (6/12/2018).

Pihaknya pun saat ini tengah mempersiapkan dokumen pembatalan pemesanan pesawat senilai 22 miliar dollar AS.

"Saya sedang menyiapkan dokumen untuk mengajukan pembatalan. Semuanya sudah berdasarkan pertimbangan," lanjutnya.

Halaman
123
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved