Otto Hasibuan: Sebaiknya Danau Toba Dibenahi Dahulu Baru Dipromosikan

Sebaiknya pemerintah membenahi masalah Danau Toba dahulu sebelum mempromosikannya di mata dunia.

Otto Hasibuan: Sebaiknya Danau Toba Dibenahi Dahulu Baru Dipromosikan
Repro/Kompas TV Otto Hasibuan
Otto Hasibuan. (Repro/Kompas TV Otto Hasibuan) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dewan Pembina Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Otto Hasibuan mengaku menyesalkan peliknya masalah kerusakan lingkungan Danau Toba dalam Rapat Kerja Nasional yang dihelat di JW Marriott Hotel, Medan, Kamis (6/12/2018) sore.

Didampingi Ketua Umum Peradi Fauzi Yusuf Hasibuan, Otto mengatakan bahwa sebelumnya dalam Rakernas, Peradi berencana membahas dua isu yakni Narkotika dan Lingkungan Danau Toba, namun dalam perjalanannya, Danau Toba dinilai paling penting.

"Sebenarnya ada dua yang kita ingin bahas tapi Danau Toba yang paling penting. Khususnya sejak Danau Toba ditetapkan sebagai destinasi wisata nasional namun masalah di Danau Toba itu justru belum dibenahi," ucap Otto Hasibuan.

Otto menilai bahwa sebaiknya pemerintah membenahi masalah Danau Toba dahulu sebelum mempromosikannya di mata dunia. Masalah danau Toba khususnya pencemaran lingkungan harus ditindak pidana bukan hanya negosiasi semata.

"Masak kita mempertontonkan pencemaran lingkungan Danau Toba pada dunia. Sebaiknya Danau Toba Dibenahi dulu baru dipromosikan ke Luar Negeri. Gak akan ada turis yang mau menghabiskan uangnya di tempat kalau masih seperti itu," ucap Otto.

"Sebaiknya ditindak terus, jangan dinego-nego yang mencemarkan lingkungan itu karena gak akan ada habisnya, bahkan saya masih ingat bedanya dulu dan danau Toba saat ini," pungkasnya.

Pengacara yang dikenal sempat menjadi penasihat hukum Jesika Kumala Wongso dan Setya Novanto ini berharap rekomendasi hasil rakernas dapat diterima oleh Pemerintah dalam penegakan hukum pelaku pencemaran lingkungan di Danau Toba.

Sementara, Fauzi Yusuf Hasibuan mengatakan bahwa pembangunan Sumatera Utara saat ini jauh tertinggal dibanding propinsi lainnya seperti Jawa Barat dan Jawa Timur. Fauzi juga menyoroti bahwa pencemaran lingkungan di Danau Toba adalah hal yang meresahkan.

"Sumut ini sudah jauh ketinggalan, dibanding Jawa Timur, stadion disana banyak dan bagus, sementara di Medan ini kita lihat lah," ucap Fauzi.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved