Penertiban Efektif, Permohonan Izin Papan Reklame Meningkat di Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Permohonan pengurusan izin yang masuk ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan meningkat

Penertiban Efektif, Permohonan Izin Papan Reklame Meningkat di Pelayanan Terpadu Satu Pintu
TRIBUN MEDAN/Liska Rahayu
Sekretaris Dinas PMPTSP Kota Medan Ahmad Basarudin saat ditemui di ruangannya, Kamis (6/12/2018). Ia mengatakan, sejak dilakukan penertiban, banyak permohonan izin yang masuk. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Liska Rahayu

TRIBUN-MEDAN.Com, MEDAN - Gencarnya penertiban yang dilakukan Pemko Medan membuat permohonan pengurusan izin yang masuk ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan semakin meningkat.

Tercatat, ada sekitar 225 permohonan izin pendirian reklame yang masuk di Dinas PMPTSP selama periode September sampai November 2018.

Padahal sebelumnya, permohonan pengurusan yang masuk dari Januari sampai Agustus 2018 hanya 43 permohonan.

Artinya, ada peningkatan sebesar 42,3 persen. Pasalnya, kurun September-Nopember 2018, pembongkaran papan reklame bermasalah cukup gencar dilakukan baik siang maupun malam.

"Banyak yang masuk setelah dilakukan pembongkaran ini. Ada ratusan," ujar Sekretaris Dinas PMPTSP Kota Medan Ahmad Basarudin didampingi Kabid Pengolahan Data, Perencanaan dan Pengembangan Bisman Agus Ritonga saat ditemui di ruangnya, Kamis (6/12/2018).

Ahmad mengatakan, dalam dua bulan saja ada 600 permohonan izin yang masuk. Namun jumlah itu sudah termasuk semua jenis reklame, tidak hanya papan reklame.

Saat ini, dikatakannya, masyarakat dan pengusaha sudah bisa datang langsung ke kantor dinas PMPTSP untuk mengurus izin.

"Jadi yang kami lakukan itu, dengan masa transisi OSS (Online Single Submission), untuk reklame yang melekat juga sudah ada aplikasinya di Android," katanya.

Ia mengatakan, izin melalui OSS sangat cepat keluar, yaitu 1x24 jam. Namun jika izin reklame berkontruksi, maka akan dilakukan lagi verifikasi teknis secara umum.

"Kami berharap kepada pengusaha, ketika mau masukkan perizinan, harus lengkap. Kalau lengkap, cepat, tepat selesai," ujarnya.

Ahmad mengatakan, izin saat ini bisa cepat keluar. Namun tentunya harus melengkapi syarat-syaeat yang diperlukan. Ia pun mengimbau agar masyarakat atau pengusaha datang langsung mengurus izin tanpa perwakilan atau yang lainnya.

"Kalau untuk reklame melekat oleh OSS tadi, silakan. Ada kita buat tiga loket mandiri, enam loket pendampingan dan satu untuk pengeluaran komitmen," ujarnya. 

(Cr5/tribun-medan.com)

Penulis: Liska Rahayu
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved