Pohon Natal Tertinggi se-Asia Tenggara Ada di Kota Siantar, Kondisinya tak Terawat Lagi

Pohon Natal dengan bahan dasar utama tiang besi ini memiliki tinggi 33 meter. Pada pucuk Pohon Natal terdapat aksesoris bintang yang dapat menyala.

Pohon Natal Tertinggi se-Asia Tenggara Ada di Kota Siantar, Kondisinya tak Terawat Lagi
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Pohon Natal tertinggi se-Asia Tenggara bertempat di Jalan Gereja, Kecamatan Siantat Selatan, Kota Siantar, diabadikan pada Kamis (6/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Kota Pematangsiantar yang memiliki penduduk kurang lebih 250 ribu jiwa ini memiliki ikon yang memecah rekor se-Asia Tenggara.

Kota yang terkenal dengan nilai toleransi tinggi ini memiliki ikon Pohon Natal tertinggi se-Asia Tenggara. Pohon Natal itu berada di Jalan Gereja, Kecamatan Siantat Selatan.

Pohon Natal itu tepat di areal Kantor Biro Zending HKBP atau berada tak jauh dari Gereja HKBP Kota Pematamgsiantar.

Pohon Natal dengan bahan dasar utama tiang besi ini memiliki tinggi 33 meter. Pada pucuk Pohon Natal terdapat aksesoris bintang yang dapat menyala. Pohon Natal ini diresmikan oleh Meteri Agama Tarmizi Tharer pada tahun 1977. Saat itu Wali Kota Siantar Drs. H. Abu Hanifah.

Dulunya, memasuki Desember Pohon Natal ini memiliki hiasan seperti aksesoris-aksesoris yang banyak. Lampu kerlap-kerlip juga menghiasi seluruh tubuh Pohon Natal.

Namun, saat ini keberadaan Pohon Natal yang semestinya dapat menjadi lokasi wisata ini tidak lagi pusat perhatian.

Pantauan tribun-medan.com, pada malam hari Pohon Natal ini hanya dikelilingi lampu kerlap-kerlip yang kecil. Cahaya lampu itu pun tampak remang. Tidak tampak terang.

Menanggapi tentang tidak pedulinya pemerintah terhadap ikon-ikon wisata, Bona Pakpahan (50) warga Pematangsiantar menceritakan sedikit riwayat Pohon Natal ini. Bona yang juga banyak menemukan obat herbal untuk kesehatan ini menceritakan sekitar tahun 2000-2005 saat Marim Purba menjabat sebagai Wali Kota Siantar sempat merenovasi Pohon Natal tersebut.

Diceritakan Bona, ketika proses pendekorasian, ia yang meletakkan ornamen bintang di puncak pohon natal itu.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved