Rapat Banmus DPRD Kota Binjai Batal, Ketua PPP Menduga Ada Intevensi Kepala Daerah

rapat Banmus untuk menjadwalkan pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) Maruli Malau.

Rapat Banmus DPRD Kota Binjai Batal, Ketua PPP Menduga Ada Intevensi Kepala Daerah
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Binjai, 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Rapat yang akan digelar anggota Badan Musyawarah DPRD Kota Binjai batal berlangsung.

Seyogyianya, rapat Banmus untuk menjadwalkan pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) Maruli Malau, Kamis (6/12/2018)

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Binjai, Irhamsyah Putra Pohan angkat bicara. Dirinya sangat menyesalkan kondisi ini bisa sampai terjadi.

"Rapat Banmus untuk penjadwalan pelantikan PAW batal dilaksanakan karena terindikasi (diduga) kepala daerah Kota Binjai mengintervensi, sehingga rapat tersebut batal," ujar Irhamsyah.

Pria yang karib disapa I'am ini‎ meminta agar Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba untuk segera menjadwalkan ulang kembali rapat Banmus tersebut. Pasalnya, surat Banmus sudah ditandatangani oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

"Surat PAW sudah ditandatangani oleh Gubernur Sumut. Kita selaku anggota DPRD harus taat dan patuh terhadap aturan. Jangan kita bisa diintervensi kepala daerah," tukasnya.

Iam juga menyampaikan seruan menggelar aksi dengan massa berbasis partai kepada Ketua DPRD Binjai, Zainuddin Purba. Nada ancaman aksi jika tidak menjadwalkan kembali rapat Banmus. Bahkan, PPP sekaligus akan menggugat ke PTUN atas tidak dilaksanakannya rapat penjadwalan.

Batalnya rapat cukup aneh. Menurut dia, Anggota Ba‎nmus DPRD Binjai sudah hadir delapan orang, yang dibuktikan denggan tanda tanggan absen. Jumlah ini sudah dinyatakan quorum. Namun, rapat batal dilaksanakan lantaran anggota dewan yang sudah menandatangani absen tidak muncul.

"Idealnya Ketua DPRD Binjai harus menjalankan Rapat Banmus tersebut. Kenapa ini tidak dilaksanakan. Sementara anggota yang hadir sudah memenuhi quorum. Kalau tidak menjadwalkan ulang lagi (Rapat Banmus), berarti tidak menghormati‎ keputusan gubernur," pungkasnya.

(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved