Tiga Warga Sumut Termasuk dari 16 Korban Pembantaian KKB, Polda Masih Cari Informasi Lengkap

Kalau benar, kami akan segera koordinasi dengan pihak keluarga korban, yang ada di Sumatera Utara

Tiga Warga Sumut Termasuk dari 16 Korban Pembantaian KKB, Polda Masih Cari Informasi Lengkap
Istimewa
Anggota Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 16 orang karyawan PT Istaka Karya, menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang masih berada di Bukit Kabo Distrik Yigi Kabupaten Nduga.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dihadapan awak media, bertempat di Hanggar Airfast Bandara Mozes Kilangin, Timika Papua, mengatakan evakuasi dilakukan oleh pasukan gabungan TNI-Polri sudah diterjunkan di lokasi Kali Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

Hadi menuturkan bahwa lokasi penembakan karyawan PT. Istaka Karya yang sedang melaksanakan pembangunan jalan Trans Papua dan jembatan di Kali Yigi tersebut, sesuai dengan informasi yang disampaikan oleh salah seorang korban selamat dari kejadian tersebut yaitu bapak Jimmi Aritonang.

Selanjutnya, Panglima TNI mengatakan bahwa saat terjadi penyerangan di lokasi kejadian terdapat 25 orang karyawan PT. Istaka Karya yang sedang bekerja melaksanakan pembangunan jembatan.

“Dari 25 orang karyawan PT. Istaka Karya tersebut, 14 orang dieksekusi di tempat, sedangkan 11 orang lainnya berusaha menyelamatkan diri,” kata Hadi di Hanggar Airfast Bandara Mozes Kilangin, Timika Papua, Kamis (6/12/2018)

Ditambahkan oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bahwa 11 orang karyawan yang berusaha menyelamatkan diri tersebut, empat orang berhasil sampai di Pos TNI Mbua.

Sedangkan lima orang tertangkap dan kembali dieksekusi oleh kelompok KKB dan dua orang lainnya diperkirakan masih hidup, namun hingga kini belum ditemukan.

“Selain menyerang karyawan PT Istaka Karya KKB juga menyerang Pos TNI yang berada di Mbua dan menyebabkan salah satu prajurit TNI atas nama Sertu Anumerta Handoko gugur dalam tugas,” papar Hadi.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh KKB ini bukan kriminal biasa dan ini adalah perbuatan yang sangat keji sehingga TNI-Polri akan tindak tegas untuk menangani masalah ini dengan harapan agar masyarakat akan tenang.

“Saya tegaskan sekali lagi bahwa KKB akan segera kita tangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia,” tegasnya.

“TNI dan Polri akan membentuk tim keamanan untuk memperlancar proses pembangunan di wilayah Kabupaten Nduga dan nanti segera dikoordinasikan dengan Kementerian PUPR,” jelas Panglima TNI.

Beredar informasi bahwa di antara 16 orang karyawan PT Istaka Karya, menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang masih berada di Bukit Kabo Distrik Yigi Kabupaten Nduga, 3 di antaranya merupakan warga Sumatera Utara.

Informasi yang di himpun tiga korban dari Sumatera Utara, dua bertempat tinggal di Kota Balige dan satu di Kota Tebingtinggi.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja yang dihubungi via telepon seluler mengatakan
akan segera mencari tahu tentang kebenaran kabar tersebut.

"Kalau benar, kami akan segera koordinasi dengan pihak keluarga korban, yang ada di Sumatera Utara," kata Tatan.

Terkait, apakah ada korban lain di antara 16 korban, yang bisa saja merupakan warga Sumatera Utara, Tatan mengaku masih akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Untuk itu belum ada. Kalau ada korban lain, selain tiga yang dimaksud, kami akan koordinasi dan memberitahukan. Agar pihak keluarga yang merasa menjadi korban bisa mengetahui," tutup Tatan.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved