Anak Sapinya Mati Tertabrak, Pria Ini Malah Ancam akan Bunuh Menteri Pertanian Malaysia

Melansir Malay Mail, dikatakan bahwa insiden itu terjadi di depan Pusat Layanan Simpang Jeram di Johor Malaysia.

Anak Sapinya Mati Tertabrak, Pria Ini Malah Ancam akan Bunuh Menteri Pertanian Malaysia
Malay Daily
Ancaman pembunuhan kepada Menteri Pertanian Malaysia. (Malay Daily) 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pria melayangkan ancaman pembunuhan pada seorang menteri, setelah sapi miliknya mati di jalan akibat kecelakaan.

Pada Kamis (6/12/2018)  Wakil Menteri Pertanian Malaysia, Sim Tze Tzin, menyampaikan kabar, bahwa Menteri Pertanian Malaysia, Datuk Salahuddin Ayub, menerima ancaman pembunuhan pada hari Minggu (2/12/2018) lalu.

Kalimat ancaman tersebut dituliskan dalam sebuah karung, dan dikirim bersama bangkai seekor anak sapi.

Melansir Malay Mail, dikatakan bahwa insiden itu terjadi di depan Pusat Layanan Simpang Jeram di Johor Malaysia. Mereka langsung membuat laporan polisi tepat pada hari kejadian.

"Namun kami di kementerian tidak akan pernah tunduk pada ancaman tersebut dan Datuk Salahuddin telah memberi tahu kami bahwa dia akan terus menjalankan tugasnya pada rakyat," kata Sim kepada wartawan di Parlemen.

Menurut Sinar Harian, seorang individu meninggalkan catatan membawa ancaman kematian bersama dengan bangkai anak sapi untuk Menteri Pertanian.

Catatan itu berisikan bahwa anak sapi, milik individu yang menulis surat itu, telah meninggal setelah ditabrak oleh sebuah kendaraan.

Kutipan itu berisikan, “Untuk YB Salahuddin, sapi saya mati karena ditabrak. Anda akan dibunuh. Anda tidak punya otak.

Kepada orang yang mengirimkan ancaman tersebut, Sim Tze Sin menyampaikan pesan bahwa kematian sapinya ini tidak ada hubungannya dengan Departemen Pertanian.

"Jika Anda tidak senang dengan administrasi kami, jangan ragu untuk menemui kami, tetapi jika sapi Anda meninggal karena kecelakaan, tidak adil untuk menyalahkan Departemen Pertanian,” ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Sally Siahaan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved