Kadisdukcapil Minta Warga yang Belum Menerima e-KTP Bersabar, Ismael: Kita Informasikan Lewat SMS

Kepala Disdukcapil Provinsi Sumatera Utara Ismael Sinaga menyampaikan, saat ini masih berlangsung kegiatan pembagian blanko KTP dan pendataan

Kadisdukcapil Minta Warga yang Belum Menerima e-KTP Bersabar, Ismael: Kita Informasikan Lewat SMS
TRIBUN MEDAN/SATIA
Kepala Dinas Disdukcapil Sumut M Ismael Parenus Sinaga. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUN MEDAN.com, MEDAN-Pemerintah melalui Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sumatera Utara menambah hari kerja pada program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA), yang semula dijadwalkan 3-6 Desember. Penambahan hari kerja ini dikarenakan belum tuntasnya pembagian blanko Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik.

Kepala Disdukcapil Provinsi Sumatera Utara Ismael Sinaga menyampaikan, saat ini masih berlangsung kegiatan pembagian blanko KTP dan pendataan bagi masyarakat yang melakukan registrasi.

"Kami masih melakukan kegiatan pada hari ini, kemungkinan ini hari terkahir lah. Karena banyaknya masyarakat yang melakukan pendaftaran pada hari sebelumnya, saat ini sudah mendekati 20 ribu keping blanko yang kami bagikan. Dengan 35 ribu lebih antusias masyarakat yang datang," kata dia, melalui aplikasi WhatsApp, kepada Tribun Medan, Jumat (7/12/2018).

Diketahuisaat Tribun Medan menyambangi lokasi progam GISA di Gedung Serba Guna, Jalan Wiliam Iskandar, Deliserdang, Sumatera Utara, masyarakat berbondong-bondong mendatangi tempat ini, dan antrean panjang juga tak terelakkan.

Tidak hanya antren panjang karena membludaknya masyarakat yang datang, warga juga melarang protes kepada petugas pelayanan perekaman KTP atau pun pergantian Kartu identitas ini.

UPDATE Pembantaian Nduga: Martinus Lari, Lihat ke Belakang, Anugrah dan Alpianus Roboh Diberondong

Malaysia Singapura Tegang, Singapura Berani Kerahkan Kapal Perang!

Viral Polisi Gadungan Ganteng, Polisi Imbau Wanita dan Ibu-ibu Waspada, Hingga Setubuhi 39 Wanita

Ismael juga mengatakan, saat ini tengah petugasnya tengah memberlakukan proses penyampaian informasi kepada masyarakat yang belum mendapatkan KTP Elektronik. Masyarakat sebelumnya sudah diberitahukan melalui papan pengumuman, yang bertuliskan mohon menunggu proses pembuatan KTP sedang diberlangsungkan.

"Tadi sudah menyuruh bawahan untuk melayankan SMS satu persatu ke warga, karena sebelumnya sudah kami suruh pulang satu persatu untuk menunggu saja agar tidak terjadi antrean panjang hingga membuat masyarakat kesal. Hari ini sudah berjalan lah untuk dapat SMS warga," katanya.

Pemkab Karo Studi Banding untuk Tiru Perkembangan Inovasi di Pemkab Pak-pak Bharat

Bulog Fokus di Stok dan Distribusi serta Stabilisasi Harga Jelang Hari Besar Keagamaan Nasional 

Polisi Sergap Pengendara CRV saat Melintas di Mandala By Pass, Temukan Total 2 Kilogram Sabusabu

Pihaknya tidak hanya melayangkan pemberitahuan dengan cara SMS tetapi juga menelpon satu persatu warga yang belum dapat mengambil KTP-nya. Pada hari terkahir ini, kegiatan selanjutnya dilakukan di Kantor Disdukcapil Sumut, Jalan Iskandar Muda, dekat Rumah Sakit Vina Estetika, Kota Medan.

"Untuk besok dapat diambil di kantor saya, sampai Senin akan kita kerjakan, dan berharap seluruhnya selesai dilaksanakan," katanya.

Seorang Cucu Tega Pukul Kepala Kakeknya Hingga Tewas karena Kesal Tak Diberikan Uang

Pengusaha Toko Pakaian Sewa Pencuri Bayaran agar Tak Terus Merugi, Khususnya saat Perayaan Natal 

PT KIM Berikan Alat Tenun untuk Warga Binaan Lapas Wanita, Juga Pekerjakan 5 Mantan Napi 

Tertangkapnya orang yang memperjualbelikan blanko KTP Elektronik secara online, Kadisdukcapil Sumut Ismael Sinaga, mengecam bahwa perlakuan tersebut jelas sudah melanggar hukum dan harus dipidanakan. Kemudian, dirinya juga menyampaikan bahwa masyarakat jangan memiliki pikiran atau pandangan kepada jelek kepada Dukcapil.

Menteri Yasona Sebut Negara akan Maju bila Masyarakatnya Taat Hukum

Kapten PSMS Medan Tak Rela Ayam Kinatan Turun Kasta, Pastikan Sikat PSMS Makasar di Laga Krusial

"Jual beli online KTP El, adalah tindakan kriminal, KTP El itu gratis. Terhadap peristiwa ini mari jangan dipolemikkan, biarkan proses hukum berjalan dan jajaran dinas dukcapil terus meningkatkan kinerjanya. Janganlah ekses kejadian ini menjadikan jajaran dukcapil menjadi tertuduh macam macam, padahal jajaran dukcapil sudah melakukan upaya semaksimal mungkin untuk melakukan pelayanan, bahkan dihari libur. Tidak jarang memperpanjang waktu jam dinas setiap hari untuk menuntaskan pelayanan KPD masyarakat," katanya.

(Cr19/Tribun-Medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved