Menteri Hukum dan HAM Sebut Pemerintah Tak akan Mundur Bangun Papua

Selanjutnya, Panglima TNI mengatakan bahwa saat terjadi penyerangan di lokasi kejadian terdapat 25 orang karyawan PT Istaka Karya

Menteri Hukum dan HAM Sebut Pemerintah Tak akan Mundur Bangun Papua
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Menkumham Yasonna Laoly didampingi Kakanwil Kemenkumham Priyadi, saat berada di Lapas Klas I Tanjunggusta Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 16 orang karyawan PT Istaka Karya, menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang masih berada di Bukit Kabo Distrik Yigi Kabupaten Nduga.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, kemarin dihadapan awak media, bertempat di Hanggar Airfast Bandara Mozes Kilangin, Timika Papua, mengatakan evakuasi dilakukan oleh pasukan gabungan TNI-Polri sudah diterjunkan di lokasi Kali Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

Hadi menuturkan bahwa lokasi penembakan karyawan PT Istaka Karya yang sedang melaksanakan pembangunan jalan Trans Papua dan jembatan di Kali Yigi tersebut, sesuai dengan informasi yang disampaikan oleh salah seorang korban selamat dari kejadian tersebut yaitu bapak Jimmi Aritonang.

Selanjutnya, Panglima TNI mengatakan bahwa saat terjadi penyerangan di lokasi kejadian terdapat 25 orang karyawan PT. Istaka Karya yang sedang bekerja melaksanakan pembangunan jembatan.

“Dari 25 orang karyawan PT. Istaka Karya tersebut, 14 orang dieksekusi ditempat, sedangkan 11 orang lainnya berusaha menyelamatkan diri,” kata Hadi di Hanggar Airfast Bandara Mozes Kilangin, Timika Papua, Kamis (6/12/2018) kemarin.

TNI Jawab Tantangan KKSB Papua, Perang Total 2021, Minta Evaluasi Dana Otsus Puluhan Triliun

Kabar Terbaru Pembantaian di Nduga - Berikut Daftar Nama 24 Orang Selamat, 3 Warga Sumut Jadi Korban

Malaysia Singapura Tegang, Singapura Berani Kerahkan Kapal Perang!

Ditambahkan oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bahwa 11 orang karyawan yang berusaha menyelamatkan diri tersebut, 4 orang berhasil sampai di Pos TNI Mbua.

Sedangkan 5 orang tertangkap dan kembali dieksekusi oleh kelompok KKB dan 2 orang lainnya diperkirakan masih hidup, namun hingga kini belum ditemukan.

Pasangan Ini Dilarang Berkunjung ke Amerika Selamanya karena Salah Mengisi Formulir Visa

 Infiniti Granite Tile Mampu Tahan Beban Minimal 350 Kilogram, Bisa Dipakai Puluhan Tahun

“Selain menyerang karyawan PT Istaka Karya KKB juga menyerang Pos TNI yang berada di Mbua dan menyebabkan salah satu prajurit TNI atas nama Sertu Anumerta Handoko gugur dalam tugas,” papar Hadi.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh KKB ini bukan kriminal biasa dan ini adalah perbuatan yang sangat keji sehingga TNI-Polri akan tindak tegas untuk menangani masalah ini dengan harapan agar masyarakat akan tenang.

Kapten PSMS Medan Tak Rela Ayam Kinatan Turun Kasta, Pastikan Sikat PSMS Makasar di Laga Krusial

Jadi Indikator Keberhasilan, Kapolrestabes Medan Minta Kasi Propam Berikan Reward dan Punishment

“Saya tegaskan sekali lagi bahwa KKB akan segera kita tangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia,” tegasnya.

“TNI dan Polri akan membentuk tim keamanan untuk memperlancar proses pembangunan di wilayah Kabupaten Nduga dan nanti segera dikoordinasikan dengan Kementerian PUPR,” jelas Panglima TNI.

Sehari berselang, bertempat di Lapas Klas I Medan, dalam acara layanan publik berbasis Hak Asasi Manusia dan peresmian Desa/Kelurahan sadar hukum di Sumatera Utara, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly mengatakan bahwa pemerintah sudah memberikan yang terbaik di Papua.

Yopi Pukul Pensiunan Tentara Pakai Alu Hingga Tewas, Bawa Kabur Sepeda Motor dan Ponsel Korban

Pelatih PSMS Curhat, Sebut Gaya Kepemimpinan Wasit Dodi Tidak Bagus Sepak Bola Indonesia

Beli Mercy dan Harley Davidson Pakai Kartu Kredit Milik Warga Singapura Hacker Medan Dijemput Polisi

"Kan menyedihkan itu orang lagi bangun Jalan Trans Papua, kemudian ada penembakan terhadap para pekerja. Seperti ada orang yang mau menggagalkan pembangunan disana," kata Yasonna di Lapas Klas I Tanjunggusta Medan, Jumat (7/12/2018).

"Tapi, pemerintah akan terus melakukan
Karena keadilan di dalam pembangunan baik timur maupun barat menjadi komitmen pemerintah. Karena pemerintah tidak mundur untuk membangun Papua," ujar Yasonna.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved