Seminggu Program Pemutihan, Pembayaran Pajak Kendaraan di Samsat Kabanjahe Naik 40 Persen

setelah pemberlakuan pemutihan, wajib pajak yang meningkat sekitar 40 persen dibanding hari biasanya.

Seminggu Program Pemutihan, Pembayaran Pajak Kendaraan di Samsat Kabanjahe Naik 40 Persen
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Kanit Regident Polres Tanah Karo Iptu Ridwan Harahap 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Dalam masa program pemutihan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), yang diatur dalam Pergubsu No 89 tahun 2018, ternyata banyak dimanfaatkan masyarakat.

Tak hanya di ibukota provinsi, euforia penghapusan denda pajak yang berlangsung mulai dari 20 November hingga 28 Desember 2018 ini, juga disambut baik oleh masyarakat Kabupaten Karo.

Menurut data yang didapat dari Kanit Regident Polres Tanah Karo Iptu Ridwan Harahap, dalam seminggu terakhir setelah pemberlakuan pemutihan, wajib pajak yang  meningkat sekitar 40 persen dibanding hari biasanya.

Dirinya mengungkapkan, rata-rata para wajib pajak merupakan masyarakat yang telah menunggak pajak mulai dari tahun 2015 hingga 2016.

"Sebelumnya, rata-rata wajib pajak setiap harinya hanya puluhan. Tapi, saat ini bisa ratusan wajib pajak yang datang ke Kantor Samsat Kabupaten Karo, yang terletak di Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe," ujar Ridwan, Jumat (7/12/2018).

Ridwan menyebutkan, melalui program pemutihan pajak kali ini tak hanya membantu masyarakat. Namun, juga berimbas kepada naiknya jumlah potensi pendapatan asli daerah (PAD).

"Kalau dari BBN, jumlah tingkatan PAD sebesar 30 sampai 40 persen, dengan jumlah obyek antara 40 sampai 60 kendaraan," ucapnya.

Menurut Ridwan, meningkatnya animo wajib pajak memanfaatkan program pemutihan terutama terjadi mulai Senin (3/12/2018) lalu, hingga saat ini. Dirinya menyebutkan, tiga hari pertama masyarakat masih minim yang melakukan pemutihan pajak, karena masih banyak yang belum mengetahui adanya program tersebut.

"Sekarang dengan gencarnya sosialisasi yang dilakukan, sudah banyak masyarakat yang tahu dan memanfaatkannya," katanya.

Dirinya mengungkapkan, layanan yang menerima wajib pajak di kantor Samsat dibuka mulai pukul 08.00 WIB, hingga pukul 14.00 WIB. Dengan fasilitas pelayanan sejumlah 10 loket.

Dengan jumlah loket dan jam pelayanan yang lumayan panjang, dirinya menyebutkan pelayanan pembayaran PKB dan BBNKB di Samsat Kabanjahe tidak sampai menumpuk. 

"Semua bisa diselesaikan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ada," pungkasnya.

(cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved