Liga 1

Tiga Pemain Pilar PSMS Absen Bersua PSM Makassar, Butler Panggil Wanda dan Robby

Kami punya skuat yang minim untuk rotasi pemain. Robby dan Wanda kami panggil ikut bersama tim.

Tiga Pemain Pilar PSMS Absen Bersua PSM Makassar, Butler Panggil Wanda dan Robby
TRIBUN MEDAN/ILHAM FAZRIR HARAHAP
Skuat PSMS Medan saat berlatih di Kebun Bunga 

Laporan Wartawan Tribun Medan Ilham Fazrir Harahap

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Situasi sulit harus dijalani PSMS Medan pada laga pamungkas Liga 1 musim ini bersua PSM Makassar, Minggu (9/12/2018) nanti.

Tim Ayam Kinantan kehilangan tiga pemain pilarnya. Shohei Matsunaga, Frets Butuan dan Roni Fatahillah harus absen lantaran terkena akumulasi.

Alhasil PSMS yang membawa 18 pemain saat lawan PS Tira kemarin hanya menyisakan 15 pemain saja untuk langsung terbang ke Makassar. Masih ada tiga kuota lagi yang kosong untuk mengisi skuat Ayam Kinantan.

Pelatih PSMS, Peter Butler pun memutuskan memanggil dua pemain yang sebelumnya ditinggal di Medan untuk terbang menyusul. Mereka adalah Muhammad Robby dan Wanda Syaputra.

“Kami punya skuat yang minim untuk rotasi pemain. Robby dan Wanda kami panggil ikut bersama tim. Saya ingin Danie fit untuk lawan Makassar seiring absennya Roni. Selebihnya, Felipe, Rachmad, Antoni, Erwin oke. Terutama Rachmad yang bermain bagus saat lawan PS Tira, dia pemain berkelas,” ujarnya Butler, Jumat (7/12/2018).

Padahal pada laga nanti, menjadi laga hidup mati tim Ayam Kinantan. Mereka harus meraih kemenangan, jika kalah, PSMS harus rela turun kasta musim depan. Namun, meraih kemenangan bukan hal yang mudah juga dari PSM.

PSMS yang saat ini berada di peringkat 18 alias dasar klasemen dengan poin 37, butuh menang agar mengemas poin 40 sebagai poin maksimal di akhir musim. Sayangnya, menangpun belum tentu membuat skuat PSMS bernafas lega.

Sebab jika empat seteru lainnya, PS Tira, Perseru, Sriwijaya dan Mitra Kukar yang serentak mengemas 39 poin menang maka PSMS harus gigit jari dan rela turun ke Liga 2.

Meski berat, Butler mengatakan skuatnya akan terus berusaha maksimal hingga akhir laga musim ini. Dia memahami banyak kritikan yang datang, walau secara pencapain dia menilai putaran kedua PSMS lebih baik.

“Putaran kedua PSMS mengoleksi 12 poin. Dan, sebelum lawan PS Tira saya dan tim mengoleksi 25 poin dan tersisa satu laga lagi. Saya anggap keberadaan saya relatif sukses di tim berdasarkan skema sepak bola menyerang yang saya terapkan di tim dan pencapaian poin,” jelasnya.

(lam/tribun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved