Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Sosialisasi ke Masyarakat Gencar Digelar KPU Karo dan KPU Sumut

Tujuan dari sosialisasi ini agar masyarakat dapat saling mengingatkan tentang pentingnya proses demokrasi.

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Sosialisasi ke Masyarakat Gencar Digelar KPU Karo dan KPU Sumut
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Ketua KPUD Karo Gemar Tarigan (baju merah), memberikan pemaparan pada sosialisasi forum warga berbasis keluarga, di Jambur Desa Raya, Berastagi, Jumat (7/12/2018). Sosialisasi ini, ditujukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara, bersama KPUD Karo menggelar sosialisasi tentang kepemiluan kepada masyarakat Desa Raya, di Jambur Desa Raya, Berastagi, Jumat (7/11/2018).

Pada sosialisasi yang bertajuk "forum warga berbasis keluarga" ini, dibawakan oleh Komisioner KPU Sumut Mulia Banurea.

Mulia menyebutkan, tujuan dari sosialisasi ini agar masyarakat dapat saling mengingatkan tentang pentingnya proses demokrasi.

Selain itu, juga untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyambut Pemilu. Karena, di beberapa daerah, saat ini masih banyak masyarakat yang kurang pro aktif untuk memberikan hak pilihnya.

"Jadi seluruh yang hadir di sini, bisa menyampaikan kepada masyarakat luas untuk ikut serta dalam peserta demokrasi ini. Yakinkan kepada masyarakat, jika memberikan hak pilih sangat penting," ujar Mulia.

Mulia menambahkan, melalui sosialisasi ini juga masyarakat dapat memahami tentang tujuan diselenggarakannya Pemilu. Dirinya mengungkapkan, dengan adanya Pemilu merupakan sebuah momentum seluruh warga negara berhak untuk menyalurkan hak politiknya. Hak politik yang dimaksud, adalah setiap warga negara memiliki hak yang sama dalam berkecimpung di dunia politik.

"Jadi dari Pemilu ini siapa saja berhak untuk menjadi anggota DPD, DPR, DPRD, DPR RI, bahkan menjadi presiden sekalipun," ucapnya.

Mulia juga menyebutkan, Pemilu merupakan ajang kepada masyarakat untuk suksesi kepemimpinan. Yang mana di dalamnya mengandung artian, masyarakat dapat menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin dalam lima tahun ke depan. Tujuannya, agar masyarakat dapat melihat calon pemimpin nantinya memang mampu untuk memberikan solusi dalam permasalahan yang ada di masyarakat.

"Seperti daerah pemilihan Desa Raya ini, ada tujuh orang calon DPRDnya, nah masyarakat bisa melihat track record (rekam jejaknya), apakah mereka dapat memberikan hal yang baik bagi masyarakat. Kalau tidak, ya masih ada calon lain yang memang mampu untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat," katanya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved