Yopi Pukul Pensiunan Tentara Pakai Alu Hingga Tewas, Bawa Kabur Sepeda Motor dan Ponsel Korban

Yopi mengakui benar dia yang telah membunuh korban, dan korban adalah kakeknya sendiri. Korban dibunuh dengan cara dipukul menggunakan Alu

Yopi Pukul Pensiunan Tentara Pakai Alu Hingga Tewas, Bawa Kabur Sepeda Motor dan Ponsel Korban
Tribun Medan / Dedy Kurniawan
Pensiunan TNI, Pelda (Purn) M Amin Ismail ditemukan meregang nyawa dan bersimbah darah di rumahnya, Jalan Murai komplek Pemda, Lingkungan 13 Beringin, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat (30/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, STABAT - Pada Jumat (30/11/2018) silam pelaku pembunuhan disertai perampokan terhadap Purnawirawan Pelda M Amin Ismail bebas berkeliaran. Kurun seminggu, petugas Satreskrim Polres Langkat akhirnya menciduk dua pria yang disangkakan sebagai pelaku pembunuhan, Jumat (7/12/2018)

Satuan Reskrim Polres Langkat telah menangkap dan melakukan penangkapan terhadap Yopi Ari Prabowo alias Bowo (30), pengangguran yang masih ikut orang tua, warga Jalan Perwira No 27 Lingkungan VI Kelurahan Satria Kecamatan Binjai Kota Kodya Binjai. Yopi sebagai otak pelaku.

Selain Yopi, Lilik Suhardi (40) wiraswasta yang beralamat di Jalan Nenas Apel I Bandar Senembah Kelurahan Sukarame Kecamatan Binjai Barat juga diamankan dengan peran penadah HP milik korban.

Korban diketahui pensiunan TNI AD, Purn M Amin Ismail, warga perumahan Komplek Pemda, Jalan Murai, Lingkungan X, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat.

Humas Polres Langkat, AKP Arnold mengatakan, kedua pelaku diamankan Jumat (7/12/2018) dini hari, pukul 00.30 WIB. Penangkapan bermula hasil penyelidikan terdeteksinya handphone korban ada pada Lilil Suhardi.

Partai Berkarya Bercita-cita Kembalikan Era Soeharto, Sejarawan: Hanya Orang Gila yang Mau Kembali

Info Pajak: Hak dan Kewajiban Wajib Pajak Orang Pribadi Sesuai dengan Perundang-undangan Perpajakan

"Menindaklanjuti info handphone, tim gabungan Polres Langkat dengan Direktorat Reserse Krimum Polda Sumut melakukan penangkapan terhadap Lilik dan barang bukti di rumahnya," kata Arnold.

Petugas kemudian melakukan pengembangan terhadap Lilik. Alhasil, Lilik buka suara bahwa HP tersebut diperolehnya setelah membayarkan uang Rp 80 dari Yopi Ari Wibowo. Bergerak cepat, petugas melakukan penangkapan Yopi di rumahnya.

"Yopi mengakui benar dia yang telah membunuh korban, dan korban adalah kakeknya sendiri. Korban dibunuh dengan cara dipukul menggunakan Alu milik korban sebanyak tiga kali di bagian kepala dan wajah korban," ungkap Arnold.

Karni Ilyas Marah dan Tunjuk Boni Hargens: Ketika Anda Ngomong, Cicak pun Tidak Interupsi!

Artis Ini Lakukan Laser Miss V, Hingga Operasi Organ Intim untuk Membersihkan Sisa-sisa Mantan

Setelah membunuh korban, Yopi mengambil barang milik korban berupa satu unit HP merk Nokia warna hitam dan satu unit sepeda motor warna biru merk Pacifik. Untuk berupaya menghilangkan jejak, barang bukti dibuang pelaku ke sungai.

Halaman
123
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved