Evakuasi Tanah Longsor di Nias Selatan Dihentikan, Tiga Korban Sampai Saat Ini Belum Ditemukan

Pencarian korban bencana alam tanah longsor di Desa Sukamaju Mohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, dihentikan

Evakuasi Tanah Longsor di Nias Selatan Dihentikan, Tiga Korban Sampai Saat Ini Belum Ditemukan
TRIBUN MEDAN/HO/POS SAR NIAS
Warga desa dan petugas Basarnas mengorek tanah material longsor di Desa Sukamaju Mohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, untuk mencari korban hilang, Jumat (16/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Pencarian korban bencana alam tanah longsor di Desa Sukamaju Mohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, dihentikan. 

Petugas hanya mampu mendapatkan empat korban dari total tujuh yang hilang.

Sementara itu diketahui keempat masing-masing bernama Kristofen Hulu (4), Putri Hulu (5), Dalmanhati Hulu (7), dan Aristina Laia (33) alias Ina Elsa. 

Kemudian, untuk korban hilang berjumlah tiga orang, yaitu Setiamas Hulu alias Ina Putri (30), Rei Jaya Hulu (3), dan Noverman Hulu (2).

Material longsor ditaksir berkedalaman hingga 20 meter lebih, sementara pencarian hingga H+7 dilakukan secara manual. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara Riadil Akhir Lubis menyatakan, pencarian sudah diberhentikan dan prihal tesebut diperintahkan langsung oleh Basarnas.

"Pencarian korban hilang sudah di tutup, hanya empat korban yang ditemukan. Penutupan langsung dipimpin langsung oleh Basarnas. Dan itu sesuai dengan SOP," kata Riadil, melalui sambungan telepon genggam, Sabtu (8/12/2018), kepada Tribun Medan.

Riadil juga mengatakan untuk korban bencana longsor yang rumahnya masih hancur dan bahkan jatuh, kini akan direlokasikan ke tempat hunian baru. 

Kemudian, dirinya juga menyatakan kepada pemerintah kabupaten untuk dapat melakukan pendataan bagi masyarakat yang masih bertempat tinggal di pinggir jurang agar dipindahkan.

Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved