Kasus OTT UPT Disdik Labuhanbatu Diambil Alih Polda Sumut

Pihak kepolisian melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada sejumlah orang di Kantor Unit Pelaksana Teknis

Kasus OTT UPT Disdik Labuhanbatu Diambil Alih Polda Sumut
Shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Medan Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pihak kepolisian melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada sejumlah orang di Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan (Disdik) Labuhanbatu Utara di Kecamatan Aekkuo.

DirKrimsus Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana mengaku saat ini pihaknya sudah mengambil alih kasus tersebut.

"Benar, sekarang kita yang menangani kasus tersebut," katanya, Sabtu (8/12/2018).

Dikatakan Rony dalam kasus OTT itu, kepolisian melakukan penahanan terhadap 6 orang. Saat ini keenamnya, sudah berada di Polda Sumut.

Rony mengatakan, sejauh ini pihaknya masih harus melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hal itu guna dilakukan pengembangan atas kasus OTT yang ditangani.

"Saat ini kita masih mencari barang bukti lainnya lagi,"katanya.

Seperti diketahui, Tim Unit Tindak Pidana Korupsi Satuan Reserse Polres Labuhanbatu berhasil melakukan OTT terhadap 7 orang di Kantor UPT Disdik Pemkab Labura di Kecamatan Aekkuo, pada Kamis (6/12/2018) siang.

Informasi yang dihimpun, ketujuhnya ialah, S selaku Kepala UPT, AS dan Hj D selaku staf, J dan L selaku operator sertifikasi guru honor, NH selaku guru (ASN), serta I selaku sopir.

Mereka diamankan karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) sebesar Rp 250 ribu sampai Rp 350 ribu dari guru-guru yang mengurus kelengkapan berkas untuk mengklaim dana tunjangan sertifikasi guru, dengan alasan untuk biaya membeli buku.

Kabarnya, penangkapan itu bermula dari adanya informasi guru yang merasa dirugikan dengan kutipan uang setiap urusan kelengkapan berkas administrasi sertifikasi guru.

Kemudian polisi turun ke lokasi dan menangkap J, tenaga honor selaku operator di kantor UPT tersebut, dan selanjutnya mengamankan 6 oknum lainnya.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved