Kesal Tak Diberi Uang, Cucu Tega Pukul Kakeknya hingga Tewas di Langkat, Terungkap Berkat Ponsel

Pelaku pengangguran warga Binjai Barat. Pelaku cucu kandung korban. Pelaku memmbutuhkan uang. Dia sempat membuka kotak amal

Kesal Tak Diberi Uang, Cucu Tega Pukul Kakeknya hingga Tewas di Langkat, Terungkap Berkat Ponsel
Tribun Medan / Dedy Kurniawan
Pensiunan TNI, Pelda (Purn) M Amin Ismail ditemukan meregang nyawa dan bersimbah darah di rumahnya, Jalan Murai komplek Pemda, Lingkungan 13 Beringin, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat (30/11/2018). 

TRIBUN-MEDAN.com-Pelaku pembunuhan Purn TNI Pelda M Amin Ismail, Yopi Ari Prabowo (YAP) tertatih-tatih saat digiring petugas Polres Langkat. Kaki kanannya terlihat diperban saat Polres Langkat menggelar perkara di halaman Mapolres Langkat, Jumat (7 /12/2018).

Kapolres Langkat, AKBP Doddy Hermawan didampingi Kasat Reskrim, AKP Juriadi menjelaskan bahwa pelaku merupakan cucu kandung korban. YAP merupakan anak kandung Isda (anak korban) yang menjadi saksi yang pertama ke rumah korban dan sebagai pelapor.

Dijelaskan Kapolres modus operandi pelaku adalah datang ke rumah korban dari Binjai naik angkutan kota dan berjalan kaki, dengan tujuan meminta uang korban, namun saat itu korban tidak memberikan. YAP diduga kesal, karena tidak dipenuhi permintaannya, serta perkataan korban yang menyakitinya.

"Memang cucu gak punya otak kau, sudah tahu Abah sakit malah minta uang," Kapolres menirukan perkataan korban yang diduga memicu tersangka nekad membunuh.

NASIB Warga Sumut di Nduga: Jasad Efrandi dan Jepry Teridentifikasi, Rikki Belum Diketahui

Sosok Pilot Cantik asal Medan Athira Farina, Buka-bukaan Gaji Fantastis di Hotman Paris Show

Legimin Rahardjo Tak Rela PSMS Turun Kasta, Pastikan Tak Kalah pada Laga Pamungkas Kontra PSM

Jenazah Jepri Simaremare Korban Pembantaian KKB Pimpinan Egianus Kogoyo Tiba di Medan

Yopi Pukul Pensiunan Tentara Pakai Alu Hingga Tewas, Bawa Kabur Sepeda Motor dan Ponsel Korban

UPDATE Pembantaian Nduga: Martinus Lari, Lihat ke Belakang, Anugrah dan Alpianus Roboh Diberondong

Pada saat itu pelaku emosi, dan mengambil Alu kayu yang berada di samping lemari dapur. Lalu memukul kepala korban bertubi-tubi hingga jatuh ke lantai sampai meninggal dunia.

Pengusaha Toko Pakaian Sewa Pencuri Bayaran agar Tak Terus Merugi, Khususnya saat Perayaan Natal 

PT KIM Berikan Alat Tenun untuk Warga Binaan Lapas Wanita, Juga Pekerjakan 5 Mantan Napi 

"YAP lalu melarikan diri meninggalkan lokasi pembunuhan. Setelah tim menyelidik dengan memeriksa saksi-saksi ternyata diketahui pelaku adalah cucu korban. Dari pengakuan pelaku pembunuhan dilakukan pada Rabu tangal 28 November 2018 sekitar pukul 17.00 WIB," jelas mantan Kapolres Siantar ini.

Malaysia Singapura Tegang, Singapura Berani Kerahkan Kapal Perang!

 Viral Polisi Gadungan Ganteng, Polisi Imbau Wanita dan Ibu-ibu Waspada, Hingga Setubuhi 39 Wanita

Kasat Reskrim, AKP Juriadi menjelaskan bahwa pelaku saat dirangkap berupaya kabur dan melawan petugas, alhasil, terpaksa dilakukan tindakan penembakan kaki kanan pelaku. Saat ini petugas juga sedang berkoordinasi terkait dugaan keterlibatan pelaku dengan barang haram narkotika.

"Kami masih koordinasi soal narkotika. Kalau feeling kami ada dugaan terlibat ke situ (narkotika). Alasan minta uangnya ya biasa lah kan cucu minta uang kakeknya. Tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP ancaman selama-lamanya, seumur hidup atau 20 tahun penjara," pungkasnya.

Kapolres Langkat, AKBP Doddy Hermawan didampingi Kasat Reskrim, AKP Juriadi memaparkan kasus pembunuhan di Polres Langkat, Jumat (7/12/2018).
Kapolres Langkat, AKBP Doddy Hermawan didampingi Kasat Reskrim, AKP Juriadi memaparkan kasus pembunuhan di Polres Langkat, Jumat (7/12/2018). (Tribun Medan / Dedy Kurniawan)

BNN Gelar Tes Urin Dadakan di Dinas Perhubungan Deliserdang, 6 Pegawai Terindikasi Gunakan Narkoba

Menteri Yasona Sebut Negara akan Maju bila Masyarakatnya Taat Hukum

Bea dan Cukai Sumut Bakar Ratusan Ribu Batang Rokok Tanpa Cukai Senilai Rp 154 Juta

Barang bukti diamankan satu sandal (warna putih), satu kotak amal, satu kain panjang, satu potong berlumuran darah, satu celana panjang warna hitam, satu sajadah, dan handphone Nokia warna hitam. (*)

Penulis: Joseph W Ginting
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved