Pecinta Travel Harus Tahu, Harga Tiket Masuk ke Taj Mahal Sudah Naik

Bagi Anda pecinta travel yang ingin berkunjung ke Taj Mahal, India, sekarang harga tiket masuknya sudah naik

Pecinta Travel Harus Tahu, Harga Tiket Masuk ke Taj Mahal Sudah Naik
Wikipedia
Taj Mahal 

AGRA,TRIBUN-Pemerintah India menaikkan harga tiket masuk objek wisata Taj Mahal hingga lima kali lipat.

Kenaikan tarif ini dikhususkan untuk turis lokal, guna mengendalikan jumlah wisatawan yang mengunjungi bangunan bersejarah itu.

Pengendalian turis lokal ini berkaitan untuk mengurangi kerusakan di situs wisata utama negara tersebut.

Jumlah turis lokal mendominasi pengunjung rata-rata Taj Mahal yang mencapai 10.000 hingga 15.000 orang per hari.

Hampir 6,5 juta orang datang untuk mengagumi mahakarya bangunan berbahan marmer putih, yang didirikan pada abad ke-17, sepanjang tahun 2016. Demikian dilansir dari AFP.

Baca: Masjid Ini Mirip Taj Mahal, Lokasinya di Ladang, Kabupaten Malang

Harga tiket terusan untuk wisatawan lokal India, yang dapat digunakan untuk masuk ke objek wisata Taj Mahal, telah dinaikkan dari 50 rupee (sekitar Rp 10.000) menjadi 250 rupee (sekitar Rp 50.000).

Sementara wisatawan mancanegara diwajibkan membayar sekitar 19 dollar AS atau sekitar Rp 270.000, naik dari sebelumnya yang hanya 16 dollar atau sekitar Rp 230.000.

"Kami ingin orang membayar lebih untuk membatasi jumlah tapak kaki ke bangunan bersejarah itu," kata salah seorang pejabat dari Badan Survei Arkeologi India, badan yang bertanggung jawab untuk pemeliharaan Taj Mahal.

Langkah tersebut diambil hanya berselang beberapa bulan setelah pihak berwenang di India mengeluarkan kebijakan membatasi jumlah pengunjung Taj Mahal menjadi 40.000 per hari, dari sebelumnya yang mencapai 70.000 per hari.

Para ahli berpendapat, tingginya aliran pengunjung yang berjalan memasuki Taj Mahal berisiko menimbulkan kerusakan permanen terhadap lantai marmer, dinding, dan pondasi bangunan.

Baca: Marmer Taj Mahal Berubah Warna Jadi Hijau, Pemerintah India Dapat Peringatan Keras

Selain itu, ancaman terhadap bangunan Taj Mahal juga datang dari polusi udara di kota utara Agra, yang dapat mengubah warna marmer dari putih menjadi kekuningan.

Kerusakan juga disebut ditimbulkan oleh kotoran serangga dari Sungai Yamuna, salah satu sungai paling tercemar di India, yang berada di dekatnya.

Taj Mahal yang dibangun oleh Mughal Shah Jahan sebagai makam bagi istri tercintanya, Mumtaz Mahal itu telah masuk dalam daftar bangunan warisan dunia oleh UNESCO.

Bulan Juli lalu, Mahkamah Agung India bahkan sempat mengancam bakal menutup atau menghancurkan monumen bersejarah itu karena menganggap pihak berwenang gagal melindunginya dari kerusakan.

Pengadilan meminta pihak berwenang untuk berkonsultasi dengan para pakar agar dapat mempercepat proses konservasi.(kompas.com)

Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved