Plt Kadis Jadi Tersangka, ASN dan Honorer Dinas PUPR Pakpak Bharat Belum Gajian

seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Honorer di dinas tersebut belum menerima gaji untuk bulan Desember 2018.

Plt Kadis Jadi Tersangka, ASN dan Honorer Dinas PUPR Pakpak Bharat Belum Gajian
dok/tribun
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SALAK - Kasus OTT KPK yang menjerat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pakpak Bharat, David Anderson Karosekali berefek panjang.

Pasca-lkasus tersebut, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Honorer di dinas tersebut belum menerima gaji untuk bulan Desember 2018.

Hal itu terungkap saat Tribun Medan mewawancarai Ketua DPRD Pakpak Bharat, Sonni P Berutu pada Kamis (13/12/2018).

"Setelah kasus yang menimpa Plt Kadis, praktis ASN dan Honorer di Dinas PUPR belum menerima gaji," ungkap Sonni.

Menurut Sonni, situasi itu akibat lowongnya posisi Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di Dinas PUPR Pakpak Bharat hingga menyebabkan segala bentuk proses pencairan dana menjadi terkendala.

"Baik gaji atau pencairan dana lainnya harus ada tanda tangan KPA. David kan sebelum Plt Kadis dulu sekretaris di PUPR dan belum ada penggantinya," sebutnya

Ditambah lagi, hingga kini penetapan Penjabat (Pj) Bupati Pakpak Bharat belum juga terlaksana. Akibatnya untuk bisa menempatkan seorang ASN sebagai pimpinan di Dinas PUPR di daerah tersebut tidak bisa dilakulan.

"Kami berharap Kemendagri segera menyikapi hal ini," ujarnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved